Kamis, 11 Juni 2026

Video

VIDEO - Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Aceh Utara Rampung Direhab

Rehabilitasi jembatan dimulai pada 21 April 2026 dan dilaksanakan secara serentak di 18 titik wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Jembatan gantung perintis yang menghubungkan Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Samudera di Gampong Teungoh, Kabupaten Aceh Utara, telah rampung direhabilitasi. Dengan selesainya rehab tersebut, diharapkan jembatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, saat meninjau ke lokasi pada Selasa (9/6/2026), menyatakan rehabilitasi jembatan berlangsung selama 45 hari dengan melibatkan 75 personel gabungan yang terdiri dari TNI dan masyarakat setempat.

Ia menjelaskan program pembangunan dan rehabilitasi jembatan merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang membutuhkan akses transportasi yang layak dan aman.

Secara keseluruhan, TNI AD telah membangun 307 jembatan di Aceh yang terdiri atas jembatan bailey, jembatan perintis atau gantung, serta jembatan aramco. Dari jumlah tersebut, sebanyak 151 titik telah selesai dikerjakan, sementara 136 titik lainnya masih dalam tahap pembangunan di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, menyampaikan bahwa jembatan gantung di Gampong Teungoh sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Jembatan perintis yang pertama kali dibangun pada tahun 1995 mulai mengalami penurunan kondisi setelah digunakan sekitar 20 tahun. Sejak tahun 2015, gelagar lantai yang terbuat dari kayu mulai lapuk, sementara pagar pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan juga rusak, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.

Rehabilitasi jembatan dimulai pada 21 April 2026 dan dilaksanakan secara serentak di 18 titik wilayah teritorial Kodim 0103/Aceh Utara. Pekerjaan yang dilakukan meliputi penggantian gelagar jembatan serta penambahan sling penguat guna meningkatkan stabilitas agar jembatan tidak bergoyang saat dilintasi.

Jembatan yang direhabilitasi memiliki panjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter dan mampu menahan beban hingga satu ton. Sementara itu, pilon atau menara penyangga jembatan memiliki tinggi sekitar enam meter. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved