Sabtu, 2 Mei 2026

Video

VIDEO - Trans Continent Ajak Tim DEA Tinjau Pabrik Alat Pelabuhan Terkemuka di China

SANY dikenal luas sebagai salah satu pemain global dalam industri alat berat, dengan produk unggulan seperti excavator, crane, reachstacker, dan STS

Tayang:

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zainal Arifin | Zhuhai, China

SERAMBINEWS.COM, ZHUHAI — PT Trans Continent, perusahaan transportasi multimoda milik pengusaha Aceh Ismail Rasyid, mengajak tim kecil dari Dewan Ekonomi Aceh (DEA) untuk meninjau langsung fasilitas produksi peralatan pelabuhan milik SANY Manufacture di Zhuhai, Provinsi Guandong, China.

Kunjungan ini merupakan bagian dari undangan khusus kepada Trans Continent sebagai pelanggan premium SANY, produsen alat berat ternama asal China yang telah bermitra dengan perusahaan tersebut selama lebih dari satu dekade. SANY dikenal luas sebagai salah satu pemain global dalam industri alat berat, dengan produk unggulan seperti excavator, crane, reachstacker, dan ship to shore crane (STS) yang digunakan di berbagai sektor konstruksi, pertambangan, dan pelabuhan.

Tim DEA yang turut serta dalam kunjungan ini terdiri dari Ismail Rasyid selaku Sekretaris Jenderal DEA, Abdul Jalil sebagai Koordinator DEA, serta Komisaris PT Trans Continent Jibril Gibran. Mereka bergabung dalam konferensi internasional bertajuk 2025 SANY Marine Global Premium Customer Conference, yang berlangsung selama tiga hari, 16–18 Oktober 2025.

Baca juga: VIDEO - Pengusaha Asal Aceh Hadiri Pertemuan Pelaku Pengembangan Pelabuhan di China

Ismail Rasyid menyampaikan bahwa kehadiran tim DEA dalam kunjungan ini bertujuan untuk membuka wawasan mengenai teknologi dan sistem produksi peralatan pelabuhan, yang diharapkan dapat memberi inspirasi bagi pengembangan pelabuhan di Aceh.

Abdul Jalil pun menyambut baik kesempatan tersebut. Ia menilai pengalaman ini sangat berharga bagi DEA dalam mendukung visi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), untuk membuka jalur perdagangan langsung antara Aceh dan Malaysia.

Abdul Jalil mengatakan, sepulang dari China, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengurus DEA dan menyampaikan laporan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Berikut pernyataan lengkap dari Ismail Rasyid dan Abdul Jalil dari video yang disajikan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved