Warga Cot Dulang Keluhkan tidak Ada Bides
Minggu, 4 Desember 2011 09:32 WIB
Berita Terkait
- YCAB Resmikan Rumah Belajar di Pidie
- USAID Sosialisasikan Pendidikan
- Ratusan Guru belum Dapat Tunjangan
- Sebagian Guru di Tamiang tak Paham SPM
- Mutu Pendidikan di Aceh belum Meningkat
- Dewan Minta Usut Tunjangan Guru Terpencil
- Ribuan Murid TK Meriahkan Perpisahan dengan Tarian
- Pemkab Pijay Respon Keluhan Honorer K2
- Pansus Temukan 105 SK Palsu
- 105 SK Tenaga Honoret K2 Pijay Palsu
CALANG - Masyarakat Desa Cot Dulang, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya mengeluh tak ada bidan desa (bides) di kampung mereka sejak beberapa bulan terakhir, sehingga warga terpaksa berobat ke Puskesmas yang jauhnya hampir 5 kilometer. Dinas Kesehatan setempat diminta segera mengisi kekosongan setelah bides lama pindah ke Banda Aceh.
Keuchik Cot Dulang, Murtaza AR kepada Serambi, Sabtu (3/12) mengatakan, kekosongan bides sudah pernah disampaikan ke Dinkes tetapi sejauh ini belum juga ada pengganti sehingga masyarakat sangat mengeluh. “Yang dikeluhkan ketika mendadak pada malam hari, sebab ke Puskesmas agak jauh, keluhan ini dirasakan sejak bides lama pindah dan tidak ada pengganti,” ujarnya.
Ia mengatakan, sejak kepindahan bides lama tersebut Pustu di Cot Dulang sudah tidak berfungsi. Padahal dengan ada bides di desa akan memudahkan masyarakat terutama ibu-ibu hamil, atau masyarakat yang berobat terutama pada waktu-waktu mendadak. Karena itu, masyarakat meminta dapat segera diisi bides yang baru.(riz)
Keuchik Cot Dulang, Murtaza AR kepada Serambi, Sabtu (3/12) mengatakan, kekosongan bides sudah pernah disampaikan ke Dinkes tetapi sejauh ini belum juga ada pengganti sehingga masyarakat sangat mengeluh. “Yang dikeluhkan ketika mendadak pada malam hari, sebab ke Puskesmas agak jauh, keluhan ini dirasakan sejak bides lama pindah dan tidak ada pengganti,” ujarnya.
Ia mengatakan, sejak kepindahan bides lama tersebut Pustu di Cot Dulang sudah tidak berfungsi. Padahal dengan ada bides di desa akan memudahkan masyarakat terutama ibu-ibu hamil, atau masyarakat yang berobat terutama pada waktu-waktu mendadak. Karena itu, masyarakat meminta dapat segera diisi bides yang baru.(riz)
Editor : bakri
