Cabang Fahmil Quran Selesai
Kamis, 26 Januari 2012 09:14 WIB
Berita Terkait
- Blang Ara Juara MTQ Tingkat Kemukiman
- Banda Baro Adakan MTQ
- 150 Peserta Ramaikan MTQ di Nagan
- MUQ Bentuk Tim Saman Bersyair Inggris
- Husnul Juara MTQ SMP Indrapuri
- Kemukiman Baroh Adakan MTQ
- Pidie Alokasikan Rp 800 Juta untuk MTQ
- Masjid Syuhada Juara MTQ Muara Batu
- Jambo Aye Tengah Juara MTQ
- Haflah Alquran Meriahkan Maulid di Kemenag
LHOKSEUMAWE - Cabang fahmil Quran, satu dari sejumlah cabang yang diperlombakan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-31 Tingkat Kota Lhokseumawe, Rabu (25/1) pagi telah menyelesaikan semua babak termasuk babak final. Dengan kata lain, sudah ada grup yang tampil sebagai juara pada cabang tersebut.
“Namun, untuk juara pertama hingga ketiga baru kita umumkan ke publik pada malam penutupan bersama hasil cabang-cabang lainnya,” ujar Kadis Syariat Islam Lhokseumawe, Ramli Ismail yang juga ketua panitia MTQ tersebut. Menurutnya, perlombaan semua cabang berjalan sesuai rencana. “Di cabang tertentu memang ada yang masih melakukan babak penyisihan,” ujarnya.
Pantauan Serambi, sejumlah titik di sekitar arena MTQ sudah seperti pasar keget. Karena seratusan pedagang yang menjual berbagai barang memenuhi pinggir lapangan itu. Sehingga pengunjung, selain bisa menyaksikan perlombaan MTQ, juga dapat berbelanja berbagai pernak-pernik. “Posisi pedagang tetap kita jauhkan dari arena panggung, agar tidak mengganggu jalannya MTQ,” ungkap Ramli Ismail.(bah)
“Namun, untuk juara pertama hingga ketiga baru kita umumkan ke publik pada malam penutupan bersama hasil cabang-cabang lainnya,” ujar Kadis Syariat Islam Lhokseumawe, Ramli Ismail yang juga ketua panitia MTQ tersebut. Menurutnya, perlombaan semua cabang berjalan sesuai rencana. “Di cabang tertentu memang ada yang masih melakukan babak penyisihan,” ujarnya.
Pantauan Serambi, sejumlah titik di sekitar arena MTQ sudah seperti pasar keget. Karena seratusan pedagang yang menjual berbagai barang memenuhi pinggir lapangan itu. Sehingga pengunjung, selain bisa menyaksikan perlombaan MTQ, juga dapat berbelanja berbagai pernak-pernik. “Posisi pedagang tetap kita jauhkan dari arena panggung, agar tidak mengganggu jalannya MTQ,” ungkap Ramli Ismail.(bah)
Editor : bakri
