Mantan Kepsek Tinju Pipi Kepala MTsN
Selasa, 21 Februari 2012 08:52 WIB
Berita Terkait
- Guru Dipaksa Beli Buku Oleh Dinas
- BKPP Usul Kembali Berkas Honorer tak Lulus Verifikasi
- 250 Guru Ikut Seminar Pendidikan Berkarakter
- Wali Murid dan Guru SDN 27 Berdamai
- Tersangka Kasus Honorer Jadi Tahanan Kota
- Assosiasi Guru PAI Pidie Dikukuhkan
- Dana Tunjangan Sertifikasi Tak Dibayar, Disdik Bohongin…
- Mendikbud Dukung Tes Urine Bagi Mahasiswa Baru
- Mendikbud Minta Sekolah Cegah Konvoi Kelulusan
- Kenapa Harus Ditanya Penghasilan Orangtua saat Mendaftar…
BLANGKEJEREN - Drama kekerasan dipertontonkan oleh dua pendidik di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Kemarin pagi, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) setempat ditinju oleh guru yang sebelumnya menjabat sebagai kepala di madrasah itu.
Ironisnya, drama berdurasi lima menit itu dipertontonkan di hadapan pelajar dan dewan guru. Tak pelak, akibat bogem mentah mendarat di wajahnya, pipi kiri Lukman Hakim, Kepala MTsN yang berada di Ujung Dah, Kecamatan Blangkejeren, itu benjol dan memar.
Pangkal peristiwa itu ketika siswa dan guru di madrasah tersebut baru selesai melaksanakan upacara bendera, sekira pukul 08.30 WIB. Kala itu, Lukman yang sebelumnya bertindak sebagai pembina upacara, langsung menyalami para guru. Terakhir, saat Lukman hendak menjabat tangan Abdan (45), spontan mantan Kepala MTsN yang kini bertugas sebagai guru biasa itu menumbuk pipi kiri Lukman.
Peristiwa pemukulan itu cepat dilerai para guru di sana. Selang beberapa menit kemudian, Lukman langsung melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Blangkejeren. Usai melaporkan kasus itu ke Polsek, Lukman langsung divisum dan diobati di Puskesmas Blangkejeren.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Sofyan Tanjung, mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Blangkejeren. “Untuk saat ini masih memeriksa saksi. Motifnya belum diketahui sama sekali,” ujar Sofyan kepada Prohaba, kemarin.
Sementara Kapolsek Blangkejeren, Iptu Iskandar, mengatakan kasus pemukulan itu masuk dalam ketegori penganiayaan ringan.(c40)
Ironisnya, drama berdurasi lima menit itu dipertontonkan di hadapan pelajar dan dewan guru. Tak pelak, akibat bogem mentah mendarat di wajahnya, pipi kiri Lukman Hakim, Kepala MTsN yang berada di Ujung Dah, Kecamatan Blangkejeren, itu benjol dan memar.
Pangkal peristiwa itu ketika siswa dan guru di madrasah tersebut baru selesai melaksanakan upacara bendera, sekira pukul 08.30 WIB. Kala itu, Lukman yang sebelumnya bertindak sebagai pembina upacara, langsung menyalami para guru. Terakhir, saat Lukman hendak menjabat tangan Abdan (45), spontan mantan Kepala MTsN yang kini bertugas sebagai guru biasa itu menumbuk pipi kiri Lukman.
Peristiwa pemukulan itu cepat dilerai para guru di sana. Selang beberapa menit kemudian, Lukman langsung melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Blangkejeren. Usai melaporkan kasus itu ke Polsek, Lukman langsung divisum dan diobati di Puskesmas Blangkejeren.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Sofyan Tanjung, mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Blangkejeren. “Untuk saat ini masih memeriksa saksi. Motifnya belum diketahui sama sekali,” ujar Sofyan kepada Prohaba, kemarin.
Sementara Kapolsek Blangkejeren, Iptu Iskandar, mengatakan kasus pemukulan itu masuk dalam ketegori penganiayaan ringan.(c40)
Editor : bakri
