Badan Jalan Nasional di Nagan belum Digaris
Rabu, 22 Februari 2012 09:54 WIB
Berita Terkait
- Warga Pulo Aceh Bangun Jembatan ke Pelabuhan
- Saluran Meluap, Sampah Berserakan di Jalan
- Mobil Patroli Polisi Dirusak Massa
- Jalan Blang Mee-Alue Kuyun Hancur
- Jembatan Timbang Seumadam Masih Tutup
- Pungli Sangat Leluasa
- Aceh Utara Minta Rp 30 M ke Provinsi
- Penanganan Batu Jatuh ke Jalan Harus Permanen
- Tim Kementerian PU Kunjungi Simeulue
- Polisi Belum Temukan Identitas Mayat Bertato Penguin
JEURAM - Sepanjang 10 kilometer badan Jalan Nasional di lintasan Simpang Peuet-Jeuram kawasan Puloe Ie, Kecamatan Kuala hingga ke Kecamatan Seunagan yang selesai dibangun akhir tahun 2011 lalu, hingga kini belum digaris pembatas (marka) jalan. Akibatnya, pengendara khususnya pada malam hari, sulit membedakan jalan dan parit.
Anwar seorang pengguna jalan kepada Serambi, Selasa (21/2) mengatakan akibat tak adanya marka jalan di lintasan itu menyebabkan warga yang melintas tak nyaman, karena apabila diguyur hujan lebat maka pengendara harus berhenti karena badan jalan sama sekali tak terlihat dengan jelas.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kabupaten Nagan Raya H Banta Saidi yang berusaha dikonfirmasi Serambi, sepanjang Selasa kemarin belum berhasil dimintai keterangannya. Saat dihubungi via telepon selularnya tak diangkat meski terdengar nada sambung, SMS yang dikirim juga tak ditanggapi.(edi)
Anwar seorang pengguna jalan kepada Serambi, Selasa (21/2) mengatakan akibat tak adanya marka jalan di lintasan itu menyebabkan warga yang melintas tak nyaman, karena apabila diguyur hujan lebat maka pengendara harus berhenti karena badan jalan sama sekali tak terlihat dengan jelas.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kabupaten Nagan Raya H Banta Saidi yang berusaha dikonfirmasi Serambi, sepanjang Selasa kemarin belum berhasil dimintai keterangannya. Saat dihubungi via telepon selularnya tak diangkat meski terdengar nada sambung, SMS yang dikirim juga tak ditanggapi.(edi)
Editor : bakri
