Selasa, 9 Juni 2026

Puluhan Kios Sekeliling Terminal Terancam Digusur

Puluhan kios pedagang yang berjejer di sekeliling pagar Terminal Terpadu Subulussalam terancam terkena penggusuran

Tayang:
Editor: hasyim
SUBULUSSALAM - Puluhan kios pedagang yang berjejer di sekeliling pagar Terminal Terpadu Subulussalam terancam terkena penggusuran. Pasalnya, di kawasan itu akan segera dilakukan pelebaran jalan sekaligus penataan lokasi terminal yang belakangan ini semrawut.

“Terpaksa digusur karena lokasi ini memang milik pemerintah dan tahun ini akan dibangun jalan,” kata Wali Kota Merah Sakti kepada wartawan saat meninjau lokasi pasar terminal Subulussalam, Kamis (29/3).

Menurut Sakti, pelebaran Jalan Malikussaleh dan T.Nyak Adam Kamil yang melintasi kawasan terminal terpadu Subulussalam dalam proses tender. Anggaran untuk kedua ruas tersebut mencapai Rp 2,4 miliar yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Karena itu, mau tidak mau pemerintah harus melakukan penggusuran terhadap kios-kios pedagang yang kini sudah memenuhi sepanjang pagar terminal. Terhadap masalah ini, Wali Kota Sakti mengaku bahwa jauh sebelumnya pemerintah sudah mengimbau agar tidak ada yang membangun rumah di Daerah Milik Jalan (DMJ). Sayangnya, kata Sakti, masyarakat beranggapan sisa tanah di luar pagar yang kosong seakan-akan bebas sehingga belakangan kios-kios permanen bermunculan sepanjang pagar terminal.

Di sisi lain, Sakti menyatakan pihaknya tidak akan melakukan upaya frontal dalam melakukan penggusuran terhadap kios-kios di sekeliling terminal. Pemerintah, katanya, tetap mengedepankan musyawarah tanpa menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Intinya untuk penertiban kios ini kami masih mengedepankan musyawarah, untuk apalah rebut-ribut apalagi memakai Satpol PP dan pun ini tujuannya juga untuk kepentingan umum, perluasan jalan dan penataan kota jangan sampai kumuh seperti ini,” tandas Walkot Sakti.(kh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved