Rabu, 10 Juni 2026

Ada Anggota DPRK Diduga Kunker Fiktif

Sejumlah anggota DPR Kota Subulussalam disinyalir, mangkir dari kunjungan kerja ke Cianjur, Jawa Barat meskipun mereka

Tayang:
Editor: bakri
SUBULUSSALAM - Sejumlah anggota DPR Kota Subulussalam disinyalir, mangkir dari kunjungan kerja ke Cianjur, Jawa Barat meskipun mereka dikabarkan sudah menerima dana surat perintah perjalanan dinas (SPPD).

“Apa yang dikhawatirkan oleh kalangan LSM seperti dalam berita di koran tentang SPPD bodong terbukti pada kunker anggota dewan ke Cianjur karena ada beberapa orang yang tidak ikut,” kata seorang sumber yang layak dipercaya kepada Serambi, Rabu (2/5) kemarin.

Sumber yang minta namanya tidak dipublikasi itu bahkan menyebutkan, sedikitnya empat nama anggota DPRK Subulussalam dari Komisi B dan C yang diduga kuat mangkir dalam kunjungan kerja ke Cianjur, Jawa Barat. Ironisnya, dari nama yang disebutkan terdapat unsur pimpinan DPRK Subulussalam. “SPPD ada tapi orangnya tidak berangkat, mohon dikonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan,” kata sumber itu.

Ketua DPRK Subulussalam Pianti Mala yang dikonfirmasi Serambi via telepon selulernya mengaku sedang berada di Medan, Sumatera Utara. Pianti sendiri mengakui batal berangkat untuk mendampingi anggota dewan yang melakukan kunjungan ke Cianjur Jawa Barat lantaran terjebak pada saat demo memperingati hari buruh internasional di Medan.

Pianti mengaku baru bisa masuk ke Bandara Polonia, Medan sekitar pukul 14.00 WIB, sementara jam keberangkatan sesuai tiket yang dipesan pada pukul 11.50 WIB sehingga batal berangkat. Karenanya, dipastikan kunker komisi B dan C tanpa didampingi unsur pimpinan. Pianti pun membenarkan bahwa seharusnya semua anggota komisi B dan C berangkat dalam kegiatan kunker ke Cianjur.

Ditanyai terkait SPPD, Pianti mempersilakan untuk menanyakan langsung kepada Sekretaris Dewan (sekwan) karena merupakan bidangnya. Namun diakui jika memang tidak jadi berangkat maka SPPD tersebut harus dikembalikan. “Soal SPPD diambil atau tidak saya kurang tahu, tapi kalau memang tidak jadi berangkat ya harus kembalikan,” kata Pianti.

Secara terpisah, Karlinus, Wakil Ketua DPRK yang dihubungi via telepon mengaku sedang berada di Jakarta. Karlinus mengaku ikut dalam rombongan kunker di Cianjur, Jabar namun dia harus berangkat ke Jakarta untuk cek up jantung.

Dikatakan, saat dalam perjalanan dirinya merasa kurang nyaman seperti sesak napas namun setelah dicek ternyata hanya angin. Karlinus pun menanyakan siapa yang membocorkan adanya dewan yang tidak ikut dalam kunker. Karlinus mengatakan, bisa saja ikut dalam kunker namun entah ke mana.

Ketika dimintai tanggapannya bila ada anggota dewan yang menerima SPPD namun tak ikut kunker, Karlinus mengatakan hal tersebut ada yang menangani yaitu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kalau saya ikut tapi sekarang ke Jakarta ada cek up ke rumah sakit. Kalau soal yang tidak ikut itu kan ada yang memeriksa nanti BPK, bisa dilihat dari tiket pesawatnya,” tandas Karlinus.

Seperti diberitakan sebelumnya, 20 anggota DPRK Subulussalam melakukan kunker ke pulau Jawa secara bertahap. Gelombang pertama dari Komisi A dan Komisi D berkunjung ke Solo Jawa Tengah, pekan lalu. Selanjutnya, selama sepekan ke depan terhitung Selasa (1/5) giliran Komisi B dan Komisi C melakukan Kunker ke Kota Cianjur, Jawa Barat.(kh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved