Lintas Galus-Abdya Dipenuhi Lubang
Warga lima kecamatan yang berada di lintasan tersebut mengeluhkan kondisi tersebut
BLANGKEJEREN - Jalan provinsi dari Kabupaten Gayo Lues ke Aceh Barat Daya (Abdya) dipenuhi lubang dan gundukan tanah, padahal baru saja selesai diperbaiki. Warga lima kecamatan yang berada di lintasan tersebut mengeluhkan kondisi tersebut dari Kecamatan Blangkejeren hingga Kecamatan Terangun.
Berdasarkan pantauan Serambi, kemarin Jalan berlubang dan gundukan tanah terus ditemui di sepanjang lintasan, mulai dari Kecamatan Blangkejeren, Kutapanjang, Blangjerangjo, Tripe Jaya sampai Terangun. Bahkan, salah satu badan jalan rusak parah, tepatnya dekat jembatan Peparik, Kecamatan Blangjerango dengan kondisi licin dan berlumpur saat hujan dan berdebu saat kemarau, sehingga sulit dilintasi.
Sejumlah warga yang tinggal di lintasan tersebut mengungkapkan pengendara kendaraan roda dua sering mengalami kecelakaan. Kondisi lainnya, saat hujan, sepeda motor dan beca mesin harus berjibaku dengan lumpur, bahkan harus mendorong kendaraannya beberapa puluh meter.
Lubang dan gundukan tanah juga menghiasi jalan seputaran ibu kota Kabupaten Gayo Lues, seperti depan Masjid Raja Blangkejeren, Blower, Gunyak, Blangsere, Rikit Dekat, Ulun Tanoh, Rema dan Tampeng. Berdasarkan catatan Serambi, jalan provinsi dari Kecamatan Blangkejeren hingga Kecamatan Terangun baru diperbaiki pada awal 2012 lalu oleh PT Pelita Nusa Perkasa.
Sementara, PPTK dari Dinas BMCK Provinsi Aceh untuk jalan lintasan Provinsi dari Blangkejeren hingga Perbatasan Abdya ditangani oleh petugas yang disebut-sebut Tongki. Tetapi, saat dihubungi Serambi via telepon seluler, yang bersangkutan tidak menjawab, walau hp aktif.(c40)