Kertas Pengumuman Tes Bides PTT Dirobek OTK
Rabu, 20 Juni 2012 10:59 WIB

Serambinews.com | Muhammad Nazar
Berita Terkait
- Kini tak Ada Lagi Pulau Terluar
- Semangat Persatuan Dimulai dari Miangas
- Tak Lulus UN, Dua Siswa Histeris
- SK Perpanjangan KIP Subulussalam dan Pijay Dibatalkan
- Tiga Nelayan Aceh Terkatung-katung di Laut Selama…
- 13 Siswa SMA Di Bener Meriah Tak Lulus UN
- Fajar Harapan Peringkat 8 Nasional Kelulusan UN
- KPU Terbitkan SK Komisioner KIP Pijay dan Subulussalam
- Bupati Aceh Selatan Resmikan Keude Kupi Melati Muda
- DPP Hanura Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh…
Laporan Muhammad Nazar | Sigli
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pengumuman kelulusan petugas Bidan Desa (Bides) berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ditempel pada dinding pintu masuk Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, Rabu (20/6) dirobek orang tak dikenal (OTK).
Pantauan Serambinews.com, puluhan warga yang hendak melihat pengumuman bides PTT itu sangat kecewa karena pengumuman lenyap dirusak.
Puluhan warga, hingga kemarin masih bertahan di halaman Dinkes Pidie. Mereka masih menunggu ditempel kembali oleh petugas agar mengetahui siapa saja yang lulus. "Kami sangat kecewa dirobeknya kertas pengumuman nama-nama bidan PTT tersebut. Padahal, saya datang dari Bireuen yang sengaja mau lihat pengemuman anak saya itu," kata Halimah (42) warga Pidie yang kini menetap di Kabupaten Bireuen itu.
Kepala Dinas Kesehatan Pidie, drg Moh Riza Faisal MARS, kepada Serambinews.com, kemarin, pihaknya akan memerintahkan kembali petugas untuk menempelkan kembali pengumuman kelulusan bidan PTT berjumlah 117 orang itu. (*)
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pengumuman kelulusan petugas Bidan Desa (Bides) berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ditempel pada dinding pintu masuk Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, Rabu (20/6) dirobek orang tak dikenal (OTK).
Pantauan Serambinews.com, puluhan warga yang hendak melihat pengumuman bides PTT itu sangat kecewa karena pengumuman lenyap dirusak.
Puluhan warga, hingga kemarin masih bertahan di halaman Dinkes Pidie. Mereka masih menunggu ditempel kembali oleh petugas agar mengetahui siapa saja yang lulus. "Kami sangat kecewa dirobeknya kertas pengumuman nama-nama bidan PTT tersebut. Padahal, saya datang dari Bireuen yang sengaja mau lihat pengemuman anak saya itu," kata Halimah (42) warga Pidie yang kini menetap di Kabupaten Bireuen itu.
Kepala Dinas Kesehatan Pidie, drg Moh Riza Faisal MARS, kepada Serambinews.com, kemarin, pihaknya akan memerintahkan kembali petugas untuk menempelkan kembali pengumuman kelulusan bidan PTT berjumlah 117 orang itu. (*)
