Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Korban Tembak Sudah Bisa Bicara dan Makan

Selasa, 3 Juli 2012 09:35 WIB

Korban Tembak Sudah Bisa Bicara dan Makan
SERAMBI/MURSAL ISMAIL
Dr Fachrul Jamal berbicara dengan Syarifuddin alias Ayah Din (33), kader PA Langsa yang masih dirawat di ruang ICU RSUZA akibat ditembak orang yang belum teridentifikasi, Senin (25/6) malam.
BANDA ACEH - Kader Partai Aceh (PA) Langsa Syarifuddin alias Ayah Din (33) yang ditembak di bagian mulut oleh orang belum teridentifikasi di Jalan Banda Aceh-Medan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (25/6) malam, hingga kemarin masih dirawat di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Kondisinya semakin membaik, ia sudah bisa bicara dan makan.

Konsultan ICU RSUZA yang juga salah satu dokter menangani korban, Dr Fachrul Jamal kemarin siang memperlihatkan kepada Serambi kondisi korban di ruang ICU. Ia sudah bisa menjawab apa yang ditanyakan.

Ia juga sudah sanggup menanyakan orang menjenguknya, jika sebelumnya tidak ia kenal. Namun, jika berbicara lama, Ayah Din tampak kelelahan. “Ia juga sudah mulai bisa makan nasi lembek lewat mulut, sebelumnya makan harus menggunakan sedotan lewat hidung,” kata Fachrul.

Menurut Fachrul, kondisi korban yang semakin membaik, seperti terlihat bagian bawah mulutnya yang tidak hancur lagi pascaoperasi, diperkirakan sudah bisa keluar RSUZA sekitar seminggu lagi. Namun, sebelum keluar, tim dokter terutama dokter gigi akan berkonsultasi tentang penanganan gigi bagian bawah Ayah Din yang sudah copot semua akibat terkena peluru serta gigi bagian atas pecah-pecah.

“Itu nanti teknisnya dokter gigi paling tahu. Tapi mungkin membutuhkan waktu 3-6 bulan menunggu benar-benar sembuh dari luka, selanjutnya dokter akan memasang gigi palsu bagian bawah dan menempel gigi sintetif bagian atas, jadi gigi atas yang retak-retak itu tak kelihatan lagi. Pemasangannya juga harus sesuai antara rahang atas dengan rahang bawah,” jelas Fachrul.  

Seperti diketahui, Ayah Din diberondong orang tak dikenal saat mengemudi mobil Blazer dipenuhi atribut PA kira-kira satu kilometer sebelum sampai Pasar Lambaro, jika dari arah Banda Aceh, Senin (25/6) sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika itu, Ayah Din yang ditembak di bagian mulut sedang dalam perjalanan pulang ke Langsa usai menghadiri pelantikan Gubernur Zaini Abdullah dan Wagub Muzakir Manaf di Banda Aceh pada siang hari itu.(sal)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas