Rabu, 10 Juni 2026

Hari Ini, Disperindagkop Pijay Gelar Pasar Murah

Menjelang memasuki bulan Ramadhan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop &UKM;) Pidie Jaya

Tayang:
Editor: bakri
MEUREUDU - Menjelang memasuki bulan Ramadhan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop &UKM) Pidie Jaya, selama empat hari (16-19 Juli) menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan.

Kabid Koperasi Disperindagkop Pijay, Nadarmi SH, kepada Serambi mengatakan, enam jenis barang yang dijual melalui pasar murah yang digelar mulai Senin pagi hari ini, antara lain, beras, gula pasir, minyak makan, telur, tepung serta sirup.

Menurut Nadarmi, harga yang barang yang dijual lebih murah dari harga pasaran. Disebutkan harga beras hanya dijual Rp 100.000/karung (isi 15 kilogram), gula pasir Rp 12.000/Kg, minyak goreng malinda Rp 10.000/Kg. Disusul telur ayam Rp 25.000/lempeng, tepung tapioka/terigu Rp 12.000/Kg, sirup cap patung Rp 12.000/botol serta sirup cap pohon pinang Rp 11.000/botol.

Nadarmi menambahkan, barang yang dijual rata-rata selisih harga Rp 2.000. Lokasi pemasaran ke pelosok-pelosok desa/gampong yang tersebar di delapan kecamatan. Pasar murah akan digelar mulai Senin (16/7) hari ini diawali dari kecamatan ujung barat Pijay atau Bandarbaru dan berakhir pada Kamis petang.

Di Bandarbaru, lokasi pasar murah yaitu, kawasan Simpang Empat Nyong belahan utara ibukota kecamatan dan Simpang Langgieng belahan selatan Luengputu. Sedangkan pada sore harinya akan digelar di Kecamatan Panteraja. Selasa (17/7), pasar murah digelar di kawasan Kemukiman Peuduek Trienggadeng arah selatan ibukota kecamatan.

Pada Rabu (18/7) pagi hingga menjelang siang, Disperindagkop Pijay menggelar pasar murah di kawasan Simpangtiga Meureudu serta Gampong Blang Awe kecamatan sama. Sementara petangnya mereka bergerak ke Meurahdua, dimana lokasi pemasarannya adalah Gampong Seunong. Kamis (19/7) pagi ke Bandardua dengan lokasi pasar murah, Jeulanga Mata Ie dan Drien Tujoh, sementara di Jangkabuya sore hari.

Kadisperindagkop &UKM Pijay, Dr Roeslan Abdoel Gani, yang dihubungi Serambi melalui ponselnya kemarin mengatakan, pasar murah itu untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok memasuki bulan Ramadhan. Karenanya, Roeslan mengimbau kepada mereka yang merasa diri mampu dalam segi ekonomi, supaya  tidak memanfaatkan pasar murah yang hanya digelar setahun sekali. “Berilah peluang tersebut kepada warga kurang mampu untuk membeli barang-barang dimaksud,”pinta Roeslan Abdoel Gani.(ag)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved