Rabu, 10 Juni 2026

Penumpang Ferry Banda Aceh-Sabang Membludak

Memasuki H+2 Idul Fitri 1433 H, Selasa (21/8) kemarin, jumlah penumpang kapal ferry dari pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Banda Aceh)

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Penumpang Ferry Banda Aceh-Sabang Membludak
SERAMBI/M ANSHAR
Pengendara sepeda motor antre untuk masuk KMP BRR tujuan Balohan, Sabang di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa (21/8). Untuk memperlancar arus mudik pascalebaran, KMP BRR melayani dua pelayaran dalam sehari.
* Puluhan Wisatawan tak Terangkut

SABANG - Memasuki H+2 Idul Fitri 1433 H, Selasa (21/8) kemarin, jumlah penumpang kapal ferry dari pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue (Banda Aceh) ke pelabuhan Balohan (Sabang) membludak. Akibatnya, banyak calon penumpang yang sebagian besar wisatawan domestik yang touring menggunakan sepmor dan mobil gagal menyeberang, walau kapasitas angkut sudah dinaikkan dari hari biasa.

Info diperoleh Serambi dari Kepala UPTD Pelabuhan Balohan, M Dahlan dan Supervisi Perwakilan PT ASDP di Sabang, Nespu Sya’ban, bahwa untuk mengatasi lonjakan penumpang yang berlibur ke Sabang, kapal BRR yang biasanya berlayar satu trip sehari, hingga H+7 melayani dua trip sehari.

Menurut M Dahlan, lonjakan penumpang sudah terjadi sejak H+1, baik dari Banda Aceh ke Sabang maupun sebaliknya. “Dari Ulee Lheue, penumpang melonjak karena arus balik dan banyaknya wisatawan lokal seperti dari Banda Aceh dan Medan yang berlibur ke Sabang. Sementara dari Pelabuhan Balohan juga ramai karena arus balik warga Sabang yang berdomisili di luar daerah,” katanya.

Pantauan Serambi hingga kemarin, di Pelabuhan Balohan, Sabang, kendaraan yang seharusnya berangkat trip pertama (pagi) terpaksa antre sehingga terpaksa menunggu trip berikutnya. Hal yang sama juga terjadi di Pelabuhan Ulee Lheu. Malah sebagian di antaranya terpaksa menginap di Pelabuhan Ulee Lheue, untuk menunggu keberangkatan esok harinya.

Kepala Pengelola Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Ampon yang dikonfirmasi Serambi mengatakan, sejumlah penumpang yang hendak ke Sabang terpaksa menunggu trip berikutnya (Rabu, 22/8). “Penumpang bersama sepeda motor roda dua dan roda empat yang belum terangkut, akan diangkut besok pagi pukul 08.00 WIB oleh KMP BRR,” katanya.

Hingga tadi malam, tercatat 30 unit mobil di Pelabuhan Ulee Lheue dan 20 mobil di Pelabuhan Balohan gagal menyeberang. “Untuk sepeda motor dari Sabang, kemarin berhasil diangkut seluruhnya, namun di Ulee Lheue masih ada yang tertinggal sekitar 20 unit,” tambah Supervisi Perwakilan PT ASDP Sabang, Nespu Sya’ban.

Dia mengungkapkan, jumlah penumpang pada kondisi normal rata-rata 250 penumpang. Namun pada libur lebaran ini, jumlah penumpang KMP BRR mencapai 440 orang, atau full kapasitas. Kenderaan roda dua yang diangkut 111 unit, dan roda empat mencapai 40 unit.

Begitu juga dengan jasa penyeberangan menggunakan Kapal Cepat Pulo Rondo yang kemarin mengangkut 234 orang, dan Kapal Cepat Express Bahari yang melayani hingga 208 orang per trip. Jumlah total penumpang yang telah diangkut ketiga kapal itu dalam satu hari mencapai 1.500 orang lebih.

Mengatasi lonjakan penumpang hingga H+7 Idul Fitri, Pemko Sabang dan ASDP sedang mengupayakan agar kapal BRR diizinkan berlayar tiga trip per hari. Namun diakui hal ini masih dikoordinasikan dengan Dishubkomintel Aceh.(gun)

Jadwal Penyeberangan Dibatasi Dua Trip Sehari
Meskipun jumlah penumpang kakap ferry ke Sabang membludak, namun pihak penyelenggara jasa penyeberangan tetap membatasi trip pelayaran kapal demi keselamatan penumpang.

Alasannya, jika dilakukan penambahan jadwal hingga tiga kali per hari, awak kapal akan mengalami kelelahan dan pelayanan yang diberikan kepada penumpang dikhawatirkan tidak maksimal.

“Untuk menjamin keselamatan penumpang dalam pelayaran, pihak manajemen KMP BRR yaitu ASDP, bersama Adpel Ulee Lheue, memutuskan pelayaran KMP BRR dilakukan dua kali saja. Kecuali ada hal yang luar biasa, baru akan ditambah menjadi tiga kali. Disamping itu, pihak BMKG juga melaporkan adanya potensi badai kencang yang membuat gelombang di laut lebih tinggi dari biasanya.” ujar Kadishubkomintel Aceh, Prof Dr Yuwaldi Away.(her)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved