Rabu, 10 Juni 2026

Bides dan Dokter PTT Terima Gaji 50 Persen

Sejumlah bidan desa dan dokter yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pidie, mengeluh

Tayang:
Editor: hasyim
SIGLI - Sejumlah bidan desa dan dokter yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pidie, mengeluh. Pasalnya mereka menerima gaji Oktober dan November 2012 hanya 50 persen dari total gaji yang mereka setiap bulan sebelumnya.

“Kami tidak tahu kenapa gaji kami ditransfer setengah. Biasanya saya menerima Rp 3 juta lebih, tapi kali ini ditransfer cuma Rp 1.400.000. Sedangkan setengahnya lagi insentif yang biasanya masuk bersamaan dengan gaji tidak dikirim,”ujar seorang bides PTT kepada Serambi Jumat kemarin yang minta namanya tidak ditulis di surat kabar.

Hal senada juga diutarakan para bidan desa PTT lainnya. Bahkan beberapa dokter PTT yang dihubungi juga mengaku hanya menerima gaji 50 persen dari total gajinya selama ini.

“Kami tidak tahu kenapa gaji kami dibayar setengah, dan tidak ada penjelasan kapan sisa gaji kami itu dibayar kembali,” ujar seorang dokter PTT yang juga enggan menyebutkan nama dan tempat ia bertugas.

Diutarakan para bidan PTT, gaji itu sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus merupakan hak kami sebagai bidan PTT yang bertugas di desa terpencil. Karena itu, para bidan dan dokter PTT tersebut sangat mengharapkan agar ada penjelasan dari dinas kemana dibawa sisa gaji mereka. “Seharusnya jika ada pemotongan gaji seperti itu ada penjelasannya, atau diberi tahu terlebih dahulu,”ujar seorang bidan PTT lagi.(aya)

tanggapan kadiskes pidie
Ada Surat Edaran dari Pusat

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pidie, drg M Rizal Faisal MARS ditanyai Serambi, Jumat (9/11) mengaku, jika ada penundaan pengiriman insentif untuk bidan desa (bides) dan dokter PTT untuk bulan Oktober, November dan Desember 2012. Penundaan ini bukan kebijakan Dinkes Pidie, melainkan ada surat edaran dari Kementrian Kesehatan RI tertanggal 24 Oktober 2012. Namun, tambah Rizal surat edaran tersebut baru dalam pekan ini diterima dan kini dalam proses pemberitahuan ke semua Puskesmas.

Menurut drg Faisal, berdasarkan surat edaran itu menyebutkan, insentif PTT untuk bulan Oktober, November dan Desember 2012 ditunda pembayarannya dan akan dibayar pada bulan Januari 2013. Ditanya alasan tertunda, drg Faisal mengaku tidak ada penjelasan dalam surat edaran itu. “Kami hanya menerima surat pemberitahuan saja untuk disampaikan ke semua bides dan dokter PTT di Pidie,” ujarnya.(aya)

pegawai tidak tetap

* Bidan desa (bides) 240 orang
* Insentif terpencil Rp 1.572.500,
* Insentif sangat terpencil Rp 2.497.000
* Dokter 20 orang
* Insentif terpencil Rp 3.098.750
* Insentif sangat terpencil Rp 5.365.000

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved