Dewan Pidie Plotkan Dana Aspirasi Rp 3,23 M
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie memplotkan dana aspirasi untuk anggota dewan pada tahun 2013 sebesar Rp 3,23 miliar
* Untuk Pembangunan Fisik
SIGLI - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie memplotkan dana aspirasi untuk anggota dewan pada tahun 2013 sebesar Rp 3,23 miliar. Dana tersebut akan dibagikan pada 41 anggota dewa dengan rincian untuk empat pimpinan masing-masing Rp 500 juta, dan untuk anggota masing-masing Rp 300 juta.
“Totak dana itu untuk anggota dewan berjumlah 41 orang, dengan rincian empat pimpinan dewan diplotkan Rp 500 juta/orang. Sedangkan untuk anggota dewan masing-masing Rp 300 juta,” sebut wakil ketua DPRK Pidie, Ir Muhammad Ali, menjawab Serambi, Kamis (10/1) di ruang kerjanya.
Katanya, dana aspirasi yang dianggarkan tahun ini akan diperuntukkan pada untuk pembangunan insfrasruktur publik yang belum tersentuh dari sentuhan pemerintah. Seperti saluran air, jembatan gantung rusak maupun sarana jalan usaha tani. Infrasruktur tersebut, kata politisi dari Partai Demokrat itu, ditemukan dewan saat melakukan pansus ke desa desa.
Sehingga dewan memohon kepada eksekutif, untuk diplotkan anggaran aspirasi itu pada tahun 2013. “Temuan-temuan pansus terhadap sarana publik yang belum tersentuh pembangunan, kita akomodir melalui dana aspirasi itu,” katanya.
Bagi masyarakat yang masih adanya sarana rusak di gampong, kata Muhammad Ali, bisa mengajukan proposal kepada masing-masing SKPK. Artinya, kata dia, jika jalan gampong rusak maupun jembatan, agar diajukan kepada Dinas BMCK Pidie. Begitu juga, katanya, jika yang rusaknya saluran diajukan kepada Dinas SDA Pidie. “Intinya dana tersebut adanya di masing-masing dinas,” katanya.
Ditanya bulan berapa dana aspirasi dewan itu bisa direalisasikan, Muhammad Ali menyebutkan, ketika APBK 2013 telah diqanunkan. “Atau lebih jelasnya ditanya sama Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Kekayaan Daerah (DPKKD) Pidie,” katanya. Di tempat terpisah Kepala DPKKD Pidie, Amiruddin SE MSi, yang dihubungi Serambi kemarin, mengaku berada di Jakarta untuk keperluan dinas. “Saya tidak bisa memberikan penjelasan karena saya saat ini di Kantor Departemen Keuangan di Jakarta,” tandas Amiruddin.(naz)
tanggapan lsm
Tolak Dana Aspirasi
Koordinator Pidie Transparansi Anggaran (PiTA) Pidie, Ismail Von Sabi, kepada Serambi, Kamis (10/1) mengatakan, pihaknya menolak dana aspirasi anggota dewan. Dengan alasaan tidak adanya payung hukum yang mengatur tentang dana itu. Begitu juga program aspirasi dewan tidak ada dalam aturan. Jika pun alasan untuk program berbasis konstituen, kenapa tidak sejak awal dana itu diplotkan di dalan musrembang desa dan kecamatan.
Katanya, anggota dewan yang terlibat mendengar usulan dan membantu untuk memback-up agar masuk di dalam APBK. Karena itu, sesuai aturan sistem perencanaan pembangunan nasional. Lalu, katanya, dana itu berpotensi menyuburkan calo-calo anggaran. Elemen masyarakat, kata Ismail, baik mahasiswa supaya mengawasi dana aspirasi tersebut apakah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.(naz)
dana asprasi dewan
* Empat pimpinan dewan masing-masing
Rp 500 juta
* Anggota Rp 300 Juta/orang