Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Datu Beru Kekurangan Dokter Spesialis

BLUD Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah masih kekurangan tenaga dokter spesialis

Tayang:
Editor: hasyim

* Aceh Tengah Bantu Pendidikan

TAKENGON - BLUD Rumah Sakit Umum (RSU) Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah masih kekurangan tenaga dokter spesialis. Pemkab Aceh Tengah langsung memberi sinyal untuk membantu seluruh dokter yang belum menempuh pendidikan kedokteran tingkat spesialis melalui dana APBK 2013 ini.

Kabupaten penghasil kopi satu ini yang berpenduduk lebih dari 300 ribu jiwa membutuhkan keberadaan seluruh bidang dokter spesialis, tanpa kecuali, seperti jantung, bedah ortopedi, dan rehabilitasi medic. Hal itu dilontarkan Kepala BLUD RSU Datu Beru, dr Hardi Yanis SpPD, dalam pertemuan dengan sejumlah dokter di Takengon, Kamis (11/4).

Dia mengatakan, penambahan dokter spesialis sangat dibutuhkan di RSU Datu Beru yang berstatus Type B (Non Pendidikan) dan sebagai rumah sakit rujukan wilayah tengah yang ditunjuk Pemerintah Aceh. Sesuai tipe-nya, RSU Datu Beru sudah punya 24 dokter spesialis, meliputi kandungan (SpOG), penyakit dalam (SpPD), anastesi bedah, spesialis paru, anak, jiwa, mata, patologi klinik, patologi anatomi, kulit, obgin dan kebidanan, saraf, serta radiologi dan anastesi.

Rumah sakit ini juga sudah memiliki kelengkapan cuci darah (hemodialisa) dan CT- Scan. “Untuk meningkatkan pelayanan, masih dibutuhkan sejumlah dokter spesialis seperti dokter jantung, rehabilitasi medic, dan bedah ortopedi atau tulang,” katanya.

Dia menegaskan, para dokter yang akan melanjutan pendidikan melalui bantuan Pemkab Aceh Tengah tidak serta merta dapat memilih spesialisasi sesuai dengan keinginannya. Tetapi, prosesnya akan direkomendasi pihak RSU Datu Beru dan usulan akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah yang besifat urgen seperti dokter spesialis jantung.

Sedangkan Kabag Humas Pemkab Aceh Tengah, Mustafa Kamal SSTP MPA menyatakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Aceh Tengah terus berupaya menambah jumlah dokter spesialis setiap tahun. “Bantuan beasiswa ini hanya dikhususkan bagi dokter yang bertugas di wilayah Aceh Tengah,” tegasnya.

Sebelumnya, seperti dilansir harian ini, RSU Datu Beru, Takengon melakukan ujicoba peralatan pemeriksaan canggih, CT-Scan terhadap seorang pasien, Rabu (9/5/2012). Direncanakan, paling lambat, pekan depan, peralatan ini sudah mulai difungsikan secara penuh untuk melayani pasien Jamkesmas, JKA atau Askes asal Bener Meriah, Gayo Lues, Agara dan Abdya, selain Aceh Tengah.

RSU Datu Beru, Takengon sejak Rabu (18/4/2012)_ juga telah menambah dua ruang operasi dengan peralatan serba canggih. Para pasien yang harus mendapat operasi besar tidak perlu dirujuk ke luar daerah lagi karena sarana dan prasarana telah lengkap, termasuk penambahan ruang rawat VIP.

Gedung VIP yang diberi nama Pepangil memiliki ruangan sebanyak 39 unit yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung standar kamar VIP rumah sakit. Rumah sakit ini jug atelah mampu menampung 260 pasien karena memiliki 260 tempat tidur dan 60 kamar VIP.

Sejak perubahan status menjadi BLUD RSUD Datu Beru, jumlah peralatan medis bertambah, selain penambahan kamar operasi dan kamar rawat inap pasien, BLUD RSUD Datu Beru juga memiliki mesin cuci darah (hemodialisa) dan peralatan CT-Scan.

Sejak tahun 2009, Pemerintah Aceh telah menetapkan RSUD Datu Beru Takengon sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional Wilayah Tengah Aceh. Meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Kabupaten Nagan Raya. Bersamaan dengan itu, Kementerian Kesehatan RI meningkatkan status RSUD Datu Beru Takengon dari tipe C ke tipe B Non-Pendidikan.(gun/c35)

kebutuhan spesialis
* Jantung
* Bedah ortopedi
* Rehabilitasi medic

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved