Jalan Kompleks Perkantoran Abdya Masih Amblas
Badan jalan lingkar di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sudah empat bulan terakhir dibiarkan amblas
* Sejak Empat Bulan Terakhir
BLANGPIDIE – Badan jalan lingkar di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sudah empat bulan terakhir dibiarkan amblas alias tidak ditangani. Kendaraan roda empat terpaksa menempuh jalan alternatif, yaitu melewati Gampong Geulumpang Payung untuk menjangkau lokasi sejumlah kantor pemerintahan setempat, termasuk kendaraan para pegawai.
Amatan Serambi di lokasi, Jumat (19/4), badan jalan aspal yang amblas dengan ke dalam lebih satu meter itu pada tanggal 29 Desember 2012 lalu, belum tersentuh penanganan sama sekali. Padahal, di lokasi badan yang amblas sepanjang tidak kurang 50 meter itu tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, karena lebar badan jalan tersisa hanya sekitar 1 meter.
Di lokasi badan jalan yang amblas, hanya bisa dilintasi sepeda motor (sepmor), itu pun harus ektra hati-hati, sebab bisa terperosok ke dalam lubang permukaan jalan yang amblas. “Kami heran, kenapa Pemkab Abdya hingga saat ini belum menangani kerusakan jalan yang sangat, padahal jelas-jelas sudah sangat mengganggu arus lalulintas dari dan ke sejumlah lokasi kantor pemerintahan setempat,” ungkap Zakaria, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Selama empat bulan terakhir, arus kendaraan menuju lima lokasi kantor pemerintahan dan sebaliknya, harus melewati jalur alternatif, yaitu melawati jalan Gampong Geulumpang Payong. Arus kendaraan yang mengalami gangguan selama empat bulan terakhir, terutama dari dan ke Mapolres, Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP), Kantor Kejaksaan Negeri Blangpidie, Badan Pusat Satistik (BPS), dan Kantor Kementerian Agama Abdya. Beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat mengaku kesulitan melewati lokasi badan jalan yang amblas antara Mapolres dengan Kantor DPRK Abdya tersebut, meskipun dengan mengendarai sepmor. Mereka minta Pemkab Abdya, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU), segera menangani badan jalan amblas tersebut, karena sudah sangat menganggu transportasi masyarakat yang berurusan di lima kantor pemerintahan setempat. (nun)
Tanggakapn kadis pu
Dalam Proses Tender
Kepala Dinas PU Abdya, Rahwadi AR ST, yang dihubungi Serambi, Jumat (19/4) kemarin menjelaskan, peristiwa amblas badan jalan dalam kompleks Perkantoran Abdya segera ditangani. “Sekarang, dalam proses tender,” katanya.
Penanganan amblasnya badan jalan tersebut dilaksanakan secara permanen dengan menyerap anggaran mencapai Rp 1,33 miliar. Penanganannya, terlebih dahulu mengorek badan jalan yang sudah amblas dengan kedalaman lebih 1 meter di lokasi untuk melihat struktur dan kandungan apa di bawah tanah lokasi tersebut.
Rahwadi menambahkan, anggaran untuk kegiatan penanganan badan jalan tersebut, sebenarnya tidak tersedia tahun 2013. Tapi pimpinan daerah mengarahkan bahwa peristiwa tersebut harus ditangani, karena sangat mendesak.(nun)