Puluhan Napi Rutan Takengon Belajar Menulis
Puluhan narapidana (napi) rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB, Takengon, Aceh Tengah belajar menulis tentang kisah atau pengalaman hidup dan lainnya
Kegiatan tersebut dibuka Plt Sekda, Karimansyah mewakili Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin, Kamis (25/4). “Kami bukan mengarahkan para napi ini untuk menjadi jurnalis, tetapi kami berusaha memperkenalkan cara menulis yang baik dan benar,” kata panitia Gayo Kreatif, Rahmah kepada Serambi, Kamis (25/4).
Dia mengungkapkan, pelatihan menulis juga meliputi cara menulis sebuah laporan, sehingga berbentuk sebuah berita, selain opini dan cerita pendek.
“Peserta yang ikut sebanyak 25 napi dan paling tidak, nantinya mereka bisa menuliskan kisah perjalanan hidupnya selama di penjara,” sambung Rahmah.
Kegiatan yang berlangsung di aula Rutan Takengon, menghadirkan sejumlah pemateri, diantaranya dari Polres Aceh Tengah, dan sejumlah wartawan lokal. “Jika nanti ada napi yang bisa menulis, rencananya akan kami bukukan,” pungkas Rahmah.
Sedangkan Kepala Rutan Kelas IIB Takengon, Said Sahrul, menyatakan pelatihan ini sangat baik, khususnya dalam upaya pembinaan bakat yang terpendam. Dia mengakui, sejumlah napi memiliki bakat menulis, tetapi tidak ada tempat untuk menuangkan tulisannya, kecuali coretan di kertas.(c35)