Pelayanan Administrasi DPRK Nagan Lumpuh
Menyusul pencopotan Banta Puteh Syam dari jabatan Sekretaris DPRK (Sekwan) Nagan Raya yang dilakukan Bupati Nagan Raya
SUKA MAKMUE - Menyusul pencopotan Banta Puteh Syam dari jabatan Sekretaris DPRK (Sekwan) Nagan Raya yang dilakukan Bupati Nagan Raya, Selasa (22/4) lalu, praktis roda administrasi di Sekretariat DPRK Nagan Raya lumpuh sejak sepekan terakhir. Masalahnya, Pemkab hingga sekarang menempatkan Sekwan baru pengganti Banta Puteh Syam yang dinonjobkan sebagai staf biasa di Setdakab.
“Aktivitas pelayanan administrasi di DPRK Nagan Raya benar-benar lumpuh dan tak bisa dijalankan, karena tak ada Sekwan,” kata Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi kepada Serambi, Minggu (28/4).
Ditambahkannya, sejumlah pejabat pemerintah di Sekretariat Dewan juga tak berani meneken surat-menyurat. “Saat ini semua surat ataupun dokumen sudah menumpuk di beberapa bagian di Setwan DPRK karena tak ada yang menekennya. Bahkan sejumlah kegiatan atau perjalanan dinas yang harusnya dilakukan oleh anggota dewan juga belum bisa dilakukan karena ketiadaan anggaran,” imbuhnya.
Samsuardi mengaku sebetulnya ia sudah menanyakan persoalan ini kepada Sekdakab Nagan Raya Drs HT Zamzami TS MM beberapa lalu. Akan tetapi sampai sekarang hal itu belum ada jawaban ataupun solusinya.
“Mutasi pejabat boleh setiap hari dilakukan untuk perbaikan layanan pemerintahan, namun janganlah jabatan pejabat ini sampai kosong,” tegas Samsuardi yang politisi Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya ini.(edi)
Mei Diganti
SEBELUMNYA, Bupati Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini kepada Serambi, Kamis (25/4) menegaskan bahwa pada bulan Mei ini mendatang akan dilaksanakan mutasi pejabat secara besar-besaran. Termasuk mengisi kekosongan jabatan Sekwan yang berstatus pelaksana tugas (Plt) dan pejabat sementara (Pjs) di sejumlah jabatan struktural.
“Saya pastikan mutasi dan nonjob terhadap pejabat di Nagan Raya ini masih ada, Insya Allah bulan Mei ini kita laksanakan lagi,” kata Bupati Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini.
Bupati HT Zulkarnaini juga menegaskan, pejabat yang akan ditempatkan pada jabatan baru itu saat ini sedang diseleksi dan dilihat sejauh mana kelayakannya, guna memimpin sebuah jabatan. Sehingga ketika nantinya ditempatkan, maka tugas yang dijalankan benar-benar lebih baik dan sesuai dengan tupoksinya.(edi)