Ribuan Warga Hadiri Malam Puncak HUT Kota
Ribuan masyarakat kota menghadiri Malam Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-808 Kota Banda Aceh yang dipusatkan di halaman
BANDA ACEH - Ribuan masyarakat kota menghadiri Malam Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-808 Kota Banda Aceh yang dipusatkan di halaman Balai Kota, Sabtu (27/4) malam. Aneka pertunjukan seni budaya juga digelar, sehingga masyarakat makin bersemangat mengikuti acara hingga selesai, menjelang dini hari.
Wali Kota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin MEngSc didampingi Wakil Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal serta unsur pemerintahan kota lainnya, malam itu tampil dengan mengenakan pakaian adat Aceh. Selain maysarakat kota dan para pejabat Pemerintahan Aceh dan Banda Aceh, tokoh nasional Ary Ginanjar Agustian turut hadir pada acara tersebut.
Wali Kota dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangga dan senang atas tingginya partisipasi masyarakat kota dalam memeriahkan peringatan HUT Kota Banda Aceh tahun ini, sehingga pelaksanannya lebih meriah.
Menurutnya, semua elemen ikut memeriahkan berbagai rangkaian acara. “Bahkan ada yang melakukan kegiatan sendiri-sendiri, tapi tetap berkomunikasi dengan kita. Ini menandakan bahwa masyarakat semakin mencintai kota ini,” kata Mawardy Nurdin dalam pidatonya pada Malam Resepsi HUT Ke-808 Kota Banda Aceh, Sabtu (27/4) malam.
Di hadapan ribuan undangan yang hadir malam itu, Wali Kota juga beberapa kali menyampaikan terima kasih kepada masyarakat kota. Sebab, dengan partisipasi masyarakat, Kota Banda Aceh selama dua periode kepemimpinannya bersama Illiza Sa’aduddin Djamal, sudah menoreh berbagai prestasi.
Perayaan ulang tahun, katanya, tak semata-mata menggelar berbagai kegiatan. Tapi yang lebih penting menjadikan momentum untuk mengingat sejarah berdirinya kota budaya dan kota pendidikan ini, agar kita terus dapat melakukan yang terbaik.
Secara keseluruhan, kata Mawardy, Banda Aceh sudah banyak perubahan dari berbagai sisi, baik infrastruktur dan kesejahteraan masyarakatnya.
Di bidang pengelolaan keuangan, misalnya, kata Mawardy, semasa kepemimpinannya sudah empat kali berturut-turut sejak 2008 meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Begitu juga di bidang kebersihan, yaitu Anugerah Adipura, sudah tiga kali diraih semasa ia memimpin.
“Bahkan tahun ini, Pemko Banda Aceh berpeluang besar untuk meraih penghargaan tertinggi di bidang kebersihan, yaitu Adipura Kencana. Kita (Pemko Banda Aceh-red) sekarang berada di dua besar,” ungkap Mawardy Nurdin. Di sisi lain, Mawardy juga mengajak seluruh masyarakat kota untuk mewujudkan Kota Banda Aceh sebagai model kota madani.
Sebelumnya, Pemko Banda Aceh telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka HUT Ke-808. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak 22 April 2013. Kegiatan yang dilaksanakan, antara lain, MTQ tingkat guru dan siswa se-Banda Aceh, Festival Geulayang Tunang, pameran dan kontes burung berkicau, pemilihan Duta Wisata, lomba zikir dan dalail khairat, serta berbagai perlombaan lainnya. (saf)