Rabu, 10 Juni 2026

Santri MUQ Langsa Kembali Dayah

Ratusan santriwan dan santriwati Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, Jumat (10/5) mulai kembali kepemondokan dayah MUQ

Tayang:
Editor: hasyim
LANGSA – Ratusan santriwan dan santriwati Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa, Jumat (10/5) mulai kembali kepemondokan dayah MUQ Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU) di Gampong Alue Pineung, Kecamatan Langsa Timur. Sebelumnya mereka pulang ke rumah masing-masing setelah terjadi beberapa kali unjuk rasa di lembaga pendidikan yang sudah cukup terkenal itu.

Informasi dihimpun Serambi, Jumat (10/5) siang para santriwan/i MUQ dari berbagai penjuru (kabupaten/kota) di Aceh maupun dari luar Aceh, mulai dihantarkan kembali oleh orang tuanya masing-masing ke pemondokan MUQ Langsa, untuk melanjutkan proses menimba imu (belajar) pascarusuh di MUQ setempat berapa hari lalu.

Sebelumnya selama empat hari, sejak Selasa (7/5) hingga Jumat (10/5), aktivitas belajar dan mengajar di dayah tersebut, terpaksa dihentikan. Akibat terjadinya aksi amuk santri yang kedua kalinya, hingga merusak sejumlah fasilitas MUQ, yang diduga dipicu pasca dipecatnya empat guru oleh yayasan, dan diperiksanya sejumlah santri oleh pihak Kepolisian.

Sementara sejak berapa hari terakhir, pihak yayasan mulai kembali melakukan rehab (perbaikan) sejumlah fasiltas MUQ Langsa seperti kantor, pos Satpam, dan lainnya yang sempat poranda dirusak para santri. Rata-rata kerusakan terhadap fasilitas milik dayah yang banyak mengirimkan santrinya ke Timur Tengah ini, pada bagian kaca, asbes, dan lain sebagainya.

Diperkirakan memasuki sore hari, jumlah santri yang kembali kepemondokannya akan membludak. Karena mulai Sabtu (11/5), mereka akan melanjutkan proses belajar, apalagi berapa saat lagi para santri kelas I dan II baik Aliyah dan, akan mengikuti ujian kenaikan kelas.

Sebelumnya diberitakan, ratusan santri Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa kembali mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas madrasah tersebut, Senin (6/5) malam. Aksi itu sebagai lanjutan amuk santri pada paginya, sekitar pukul 10.30 WIB, karena mereka keberatan polisi memanggil dan memeriksa sejumlah santri terkait aksi demo yang diwarnai perusakan dan penjarahan sejumlah fasilitas MUQ beberapa hari lalu.

Dampak yang ditimbulkan demo kali ini lebih parah dari demo pada Minggu (28/4) malam lalu, saat para santri merusak fasilitas wisma tamu MUQ Langsa, karena pihak yayasan memecat empat guru/ustaz madrasah tersebut tanpa alasan yang dapat diterima oleh para santri.(c42)

tanggapan yayasan
Hari Ini Santri Mulai Belajar

Mudir MUQ Langsa, Drs HM Yunus Ibrahim, kepada Serambi Jumat kemarin mengatakan, para santri telah kembali ke dayah dan Proses Belajar Mengajar (PBM) akan dimulai Sabtu (11/5) hari ini.  Karena sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak yayasan, aktivitas belajar dan mengajar di MUQ akan kembali dilanjutkan seperti biasanya, sejak Sabtu (11/5).

Karena itu, HM Yunus Ibrahim meminta kepada santri, untuk serius belajar dan tidak mudah terhasut pihak-pihak lain, hingga menimbulkan perbuatan yang merugikan diri sendiri. Apalagi berapa pekan memndatang, para santri/santriwati baik kelas I dan II Tsanawiyah dan Aliyah, akan mengikuti ujian kenaikan kelas.

M Yunus yang sekarang juga menjabat Kakanmenag Langsa, meminta kepada pihak terkait lainnya untuk menjunjung tinggi dan menghormati lembaga pendidikan MUQ Langsa. Sehingga proses pendidikan di pesantren terpadu tersebut bisa berjalan dengan baik.(c42)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved