Tugboat dan Tongkang Masih Terdampar
Tongkang dan tugboat penarik tongkang milik PT Socfindo yang terdampar di kawasan Padang Seurahet, Kecamatan Johan Pahlawan
Sedangkan tongkang milik PT Mifa yang terdampar di Pasar Aceh sudah ditarik ke sekitar Pelabuhan Pantai Kasih Suak Indrapuri. Sementara tugboat penarik tongkang milik perusahaan ini juga belum ditarik dan masih kandas di kawasan Suak Indrapuri. Tugboat dan tongkang kedua perusahaan ini terdampar disapu badai pada Jumat (10/5) dini hari lalu.
Sekjen Panglima Laot Aceh Barat, Nanda kepada Serambi, kemarin mengakui cuaca buruk masih melanda laut di kawasan Aceh Barat sehingga tugboat dan tongkang yang terdampar belum berani ditarik, apalagi gelombang masih tinggi. “Masih di lokasi sebab mereka masih belum berani menariknya,” ujar Nanda.
Ia mengaku tugboat dan tongkang yang terdampar itu selama ini labuh jangkar di laut teluk Meulaboh, sedangkan tongkang milik PT Mifa bermuatan material besi untuk pelabuhan milik PT Mifa, sedangkan tongkang milik PT Socfindo bermuatan minyak kelapa sawit yang selama ini juga labuh jangkar.
Ia mengakui ekses cuaca buruk dan banyak nelayan tidak melaut menyebabkan pasokan ikan menipis dan harga juga melambung. Karena itu diharapkan dengan segera membaik cuaca maka nelayan bisa kembali turun melaut.(riz)