Honor 20 Keuchik Desa Persiapan Distop
Dana Program Pembangunan Gampong (PPG) tahun 2012 sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan untuk 20 gampong/desa persiapan
BLANGPIDIE - Dana Program Pembangunan Gampong (PPG) tahun 2012 sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan untuk 20 gampong/desa persiapan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sehingga dana tersebut harus dikembalikan ke kas daerah setempat. Masalahnya, pembentukan 20 gampong persiapan tersebut belum teregistrasi di Kementerian Departemen Dalam Negeri (Kemendagri).
Sementara ke depan, karena pembentukan 20 gampong persiapan tersebut belum diakui oleh Kemendagri, maka selain anggaran Rp 100 juta per gampong dihentikan, juga honor keuchik di 20 gampong persiapan itu distop. Penjelasan itu disampaikan Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin MM kepada Serambi, Selasa (21/5).
Bupati mengakui sudah menerima laporan hasil pemeriksaan BPK- RI yang antara lain menjelaskan bahwa dana PPG 2012 yang telah dicairkan untuk 20 gampong/desa persiapan berjumlah Rp 2 miliar harus dikembalikan ke kas daerah.
Jufri Hasanuddin yang dilantik sebagai Bupati Abdya 13 Agustus 2012 menjelaskan, dari awal pihaknya sudah meminta pendapat kepada BPK melalui surat tentang alokasi dana PPG, khususnya kepada 20 gampong persiapan yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Abdya tahun 2011 dan 2012. Pendapat dari BPK diminta dengan pertimbangan bahwa pembentukan 20 gampong persiapan tersebut tak sesuai dengan peraturan.
Pasalnya, kata Bupati Jufri Hasanuddin, berdasarkan surat Gubernur Aceh yang kemudian diperkuat oleh Mendagri tahun 2012 bahwa dilarang pemekaran atau pembentukan gampong dan kecamatan, sebelum pelaksanaan Pemilu 2014.
“Surat dari kita, memang belum dibalas BPK, tapi laporan hasil pemeriksaan BPK antara lain menjelasan dana PPG sebesar Rp 2 miliar tahun 2012 menjadi temuan. Itu menjadi petunjuk bahwa pembentukan 20 gampong persiapan adalah tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkap Bupati Jufri Hasanuddin.
Terkait status 20 gampong persiapan tersebut belum teregistrasi di Kemendagri, kata Bupati Jufri, maka pencairan honor triwulan I tahun 2013 kepada 152 keuchik di Kabupaten Abdya, terdiri dari 132 keuchik gampong definitif dan 20 keuchik gampong persiapan, menjadi tertunda.
Setelah menerima hasil pemeriksaan BPK sekitar satu minggu lalu yang menyatakan bahwa dana PPG menjadi temuan, maka ia memutuskan pencairan honor untuk 20 keuchik gampong persiapan tahun 2013 dihentikan atau distop. “Kalau, kita cairkan (honor kepada 20 keuchik gampong persiapan itu) akan menjadi temuan lagi,” ungkapnya.
Sedangkan honor bagi 132 keuchik gampong definitif, kata Bupati, pihaknya sudah memerintahkan Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Sejahtera (PMPP&KS) Abdya untuk segera memproses pencairan.
Terkait nasib 20 gampong persiapan itu, kata Bupati Jufri Hasanuddin mengaku bisa diusulkan kembali setelah pelaksanaan Pemilu 2014. “Jadi masih terbuka peluang besar untuk pemekaran gampong asalkan memenuhi persyaratan,” demikian Bupati Abdya Jufri Hasanuddin.(nun)