Rabu, 10 Juni 2026

UN 2013

AJMI Serukan Copot Kadis Pendidikan

Hasil ujian nasional (UN) 2013 dengan menempatkan Aceh sebagai provinsi terbanyak persentase ketidaklulusan siswa dinilai oleh Aceh

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto AJMI Serukan Copot Kadis Pendidikan
SERAMBI/M ANSHAR
Siswa SMA melakukan konvoi sepeda motor usai pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (24/5). Total siswa SMA yang tidak lulus Ujian Nasional di Aceh tahun ini mencapai 1.752 orang.
BANDA ACEH - Hasil ujian nasional (UN) 2013 dengan menempatkan Aceh sebagai provinsi terbanyak persentase ketidaklulusan siswa dinilai oleh Aceh Judicial Monitoring Institute (AJMI) sebagai suatu yang sangat memprihatikan dan termasuk kategori darurat pendidikan. Atas hasil yang sangat memalukan ini AJMI mendesak Pemerintah Aceh mencopot Kadis Pendidikan.

Dalam siaran pers-nya yang diterima Serambi, Sabtu (25/5), Direktur AJMI, Agusta Mukhtar menulis, Dinas Pendidikan yang merupakan struktur pemerintah daerah dibawahi oleh Menteri Pendidikan Nasional sebagai intitusi yang mengeluarkan kebijakan merupakan pihak yang sangat bertanggung jawab terhadap kemerosotan angka kelulusan UN siswa di Aceh tahun ini.

AJMI menilai konsep pembangunan pendidikan yang dilakukan dinas pendidikan di Aceh selama ini yang hanya memprioritaskan pembangunan infrasruktur pendidikan, akan tetapi sangat kurang program untuk peningkatan sumber daya tenaga pengajar, sangat beralasan karena memang pembangunan fisik selalu menjadi lahan basah untuk keuntungan pribadi maupun kelompok. “Yang selalu menjadi korban dari kebijakan yang tidak tepat tersebut adalah para pelajar dan siswa,” tandas pernyataan itu.

AJMI mendesak Pemerintah Aceh dan Dinas Pendidikan mengevaluasi dan melakukan peninjauan kembali terhadap semua program yang ada, terutama program-program yang fokus dan sistematis pada peningkatan kualitas tenaga pengajar serta sebaran tenaga pengajar yang berkualitas. “Pemerintah Aceh harus mencopot Kepala Dinas Pendidikan karena ini sebagai indikator kegagalan yang sangat memalukan. Aceh mempunyai anggaran yang cukup besar serta punya keistimewaan dalam bidang pendidikan, tapi realita yang terjadi justru setiap tahun angka ketidaklulusan siswa terus meningkat,” tegas Agusta Mukhtar.

Menurut Agusta, AJMI akan membuka posko pengaduan untuk mengadvokasi siswa yang tidak lulus UN tahun ini. Karena, menurut AJMI, kegagalan yang dialami oleh begitu banyak siswa di Aceh tidak terlepas dari kebijakan yang tidak tepat selama ini. “Pengaduan bisa dikirim melalui SMS ke 081360833050 atau melalui e-mail aceh_ajmi@yahoo.com,” demikian AJMI.(nas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved