UN 2013
AJMI Serukan Copot Kadis Pendidikan
Hasil ujian nasional (UN) 2013 dengan menempatkan Aceh sebagai provinsi terbanyak persentase ketidaklulusan siswa dinilai oleh Aceh
Dalam siaran pers-nya yang diterima Serambi, Sabtu (25/5), Direktur AJMI, Agusta Mukhtar menulis, Dinas Pendidikan yang merupakan struktur pemerintah daerah dibawahi oleh Menteri Pendidikan Nasional sebagai intitusi yang mengeluarkan kebijakan merupakan pihak yang sangat bertanggung jawab terhadap kemerosotan angka kelulusan UN siswa di Aceh tahun ini.
AJMI menilai konsep pembangunan pendidikan yang dilakukan dinas pendidikan di Aceh selama ini yang hanya memprioritaskan pembangunan infrasruktur pendidikan, akan tetapi sangat kurang program untuk peningkatan sumber daya tenaga pengajar, sangat beralasan karena memang pembangunan fisik selalu menjadi lahan basah untuk keuntungan pribadi maupun kelompok. “Yang selalu menjadi korban dari kebijakan yang tidak tepat tersebut adalah para pelajar dan siswa,” tandas pernyataan itu.
AJMI mendesak Pemerintah Aceh dan Dinas Pendidikan mengevaluasi dan melakukan peninjauan kembali terhadap semua program yang ada, terutama program-program yang fokus dan sistematis pada peningkatan kualitas tenaga pengajar serta sebaran tenaga pengajar yang berkualitas. “Pemerintah Aceh harus mencopot Kepala Dinas Pendidikan karena ini sebagai indikator kegagalan yang sangat memalukan. Aceh mempunyai anggaran yang cukup besar serta punya keistimewaan dalam bidang pendidikan, tapi realita yang terjadi justru setiap tahun angka ketidaklulusan siswa terus meningkat,” tegas Agusta Mukhtar.
Menurut Agusta, AJMI akan membuka posko pengaduan untuk mengadvokasi siswa yang tidak lulus UN tahun ini. Karena, menurut AJMI, kegagalan yang dialami oleh begitu banyak siswa di Aceh tidak terlepas dari kebijakan yang tidak tepat selama ini. “Pengaduan bisa dikirim melalui SMS ke 081360833050 atau melalui e-mail aceh_ajmi@yahoo.com,” demikian AJMI.(nas)