Puluhan Guru Ikuti Serasehan Guru Sejarah dan IPS
sarasehan ini akan menajdi sebuah wadah untuk meningkatkan SDM terutama para guru-guru dengan melestarikan nilai-nilai budaya.
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNP) Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendididikan Kota Langsa, Selasa (11/6) menggelar sarasehan guru Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kegiatan ini mengambil tema dengan belajar sejarah membentuk karakter bangsa, dihadiri puluhan guru SD, SMP, dan SMA berlangsung di aula hotel Harmoni Langsa.
Hadir pada acara itu, Wakil Wali Kota Langsa Drs Marzuki Hamid MM, Kepala Kepala BPNB Aceh Djuniat Ssos, Kepala Dinas Pendidikan Langsa H Jauhari Amin SH MH, dan empat narasumber daintaranya Prof Dr Misri A Muhsin (Dekan Fakultas Adab IAIN Ar-Raniry), Drs Mawardi Umar MA (Dosen Jurusan Pendidikan Sejarah FKIP Unsyiah) Drs Edi Sumarno MHum (Ketua Departemen Sejarah FIB USU), dan Bonnie Triyana (Pemimpin Redaksi Majalah Historia, Jakarta)
Kepala BPNB Aceh, Djuniat Ssos, dalam kesempatan itu mengatakan, sarasehan guru sejarah ini merupakan salah satu usaha BPNB Banda Aceh untuk meningkatkan kapasitas guru sejarah dan IPS di Aceh dan Sumatera Utara yang merupakan wilayah kerja Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara Wakil Wali Kota Langsa sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, Kota Langsa hari ini memiliki visi misi sebagai kota peradaban yang islami, namun yang harus diingat yang sesuai tema belajar sejarah membentuk karakter bangsa. Artinya Kota Langsa menjadi kota peradaban yang bisa mengangkat nilai-nilai dan tradisil islami, yang bisa dicontoh dan aktualisasikan dalam kehidupan, sehingga bisa
membentuk karakter anak muda kita di Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Langsa, H Jauhari Amin SH MH, menambahkan sarasehan ini akan menajdi sebuah wadah untuk meningkatkan SDM terutama para guru-guru dengan melestarikan nilai-nilai budaya. Dengan mempelajari sejarah, maka dapat mengarungi masa depan. (*)