Pilkada Subulussalam

Merah Sakti Wali Kota Subulussalam Terpilih

Pasangan Merah Sakti SH dan Drs Salmaza (SAZA) secara resmi ditetapkan sebagai pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota terpilih

SUBULUSSALAM - Pasangan Merah Sakti SH dan Drs Salmaza (SAZA) secara resmi ditetapkan sebagai pasangan Wali Kota/Wakil Wali Kota terpilih hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2013. Kepastian itu berdasarkan hasil rapat pleno terbuka Komisi Independen Pemilihan (KIP) Subulussalam yang digelar Kamis 2 Januari 2014.

Dalam berita acara rapat pleno disebutkan, pasangan SAZA nomor urut 3 meraih suara terbanyak dengan persentase 33,38 atau 12.594 suara. Jumlah tersebut merupakan akumulasi rekapitulasi penghitungan suara pilkada 29 Oktober dengan pemungutan suara ulang pada dua tempat pemungutan suara (TPS) Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, 30 Desember 2013. Sedangkan pasangan AMAL nomor urut 1 meraih 12.270 suara atau 32,52 persen. Lalu pasangan ASLI nomor urut 4 sebanyak 11.080 suara atau 29,37 persen dan pasangan SYALAD nomor urut 2 sebanyak 1.777 suara atau 4,71 persen.

Perolehan suara untuk seluruh pasangan mencapai 37.721 dari 44.285 warga yang terdaftar sebagai pemilih. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 626. Dari jumlah itu, warga yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Subulussalam 2013 mencapai 86,59 persen. “KIP sudah menggelar rapat pleno dan menetapkan pasangan Merah Sakti/Salmaza sebagai calon wali kota dan wakil wali kota terpilih,” kata Alamin, Komisioner KIP Subulussalam kepada Serambi, Jumat (3/12).

Pascapenetapan calon terpilih, sesuai tahapan, KIP Subulussalam akan menyampaikan hasil pemilihan umum dalam hal pemungutan suara dan penghitungan suara ulang melalui MK hingga  5 Januari.

Sebelumnya, pada pencoblosan 29 Oktober pasangan Merah Sakti/Salmaza yang maju dengan nomor urut 3 meraup 12.411 suara atau 32,94 persen. Sementara di posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 1 Affan Alfian Bintang/Pianti Mala (AMAL) dengan perolehan suara 12.223 atau 32,44 persen selisih 188 suara atau 0,50 persen dari rivalnya. Sementara pasangan nomor urut 4 Asmauddin/Salihin Berutu (ASLI) dan pasangan nomor urut 2 Syarifuddin/Musmulyadi Jabat (SYALAD) peraih suara ketiga dan keempat karena masing-masing hanya memperoleh 11.244 atau 29,84 persen dan 1.800 suara atau 4,78 persen.

Pantauan Serambi di lapangan pascapenghitungan suara dan pemungutan suara ulang, situasi Kota Subulussalam relatif aman dan kondusif. Tidak ada riak-riak atau konflik maupun berbagai gejolak yang semula sempat dikhawatirkan semua pihak. Bahkan aparat kepolisian tidak terlalu sibuk untuk melakukan pengamanan lantaran tidak adanya potensi aksi demo atau kerusuhan. Sejumlah warga yang ditemui mengaku senang dengan kondisi keamanan pascapemungutan suara ulang di Desa Namo Buaya maupun penetaan hasil pilkada.

Seperti diketahui, pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti SH/Drs Salmaza unggul telak atas pasangan H Affan Alfian SE/Pianti Mala Pinem dalam pemungutan suara ulang (PSU) di Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Senin 30 Desember 2013. Sehari sebelumnya, perolehan suara pasangan nomor urut 3 ini juga tidak bergeser pada saat penghitungan ulang di enam TPS dalam Kecamatan Simpang Kiri.(kh)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved