Lipsus

Kontrol Diri Menghadapi Nikmatnya Menu Kenduri

KEGEMUKAN dan berbagai pemicu penyakit jantung disebabkan oleh pola makan yang salah

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Kontrol Diri Menghadapi Nikmatnya Menu Kenduri
Warga memasak daging untuk kenduri Khatam Al-Quran di Desa Lamreung, Aceh Besar, Minggu (14/8). Kenduri Khatam Al-Quran di bulan Ramadhan sudah menjadi kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat. SERAMBI/BUDI FATRIA

KEGEMUKAN dan berbagai pemicu penyakit jantung disebabkan oleh pola makan yang salah. Seseorang sulit manahan diri ketika berhadapan dengan makanan berlemak dan mengundang selera. Dalam budaya Aceh pada khususnya, banyak kenduri yang harus dihadiri juga memicu pola makan yang tak teratur, bahkan hilang kontrol ketika aneka menu dengan makanan lemak jenuh tersaji di depan mata.

Praktisi Kesehatan, Dr dr Syahrul Sp.S (K) yang juga Direktur RSU Meuraxa Banda Aceh mengatakan, pola makan masyarakat Aceh memang umumnya kurang sehat. “Coba lihat komposisi makanan kita, khususnya di kenduri. Biasanya kan gulai kambing, lembu, tapi tanpa sayur dan buah. Coba bayangkan saja kalau setiap hari makanannya begini,” kata Syahrul. 

Risiko penyakit jantung, diabetes, dan panyakit lainnya tambah besar jika yang bersangkutan perokok aktif. “Dalam hal merokok, Aceh juara. Setelah itu kurang gerak lagi, maka tidak mengherankan di usia produktif sudah banyak yang kena penyakit,” kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah ini. Syahrul mengajak masyarakat hidup dengan cara-cara yang sehat, mulai dari makanan yang seimbang, menghindari rokok, hingga perlunya berolahraga secara teratur. 

Diakuinya, kegemukan dan berbagai pemicu penyakit jantung memang erat kaitannya dengan budaya dan kebiasaan suatu daerah. Hampir setiap harinya, masyarakat Aceh mengadakan kenduri, baik kenduri pernikahan, sunat rasul, turun tanah, dan berbagai bentuk syukuran lainnya. Seringnya jamuan makan ini mengubah pola makan menjadi tidak terkontrol, sehingga memicu kegemukan, kolestrol tinggi, DM, dan berbagai pemicu penyakit jantung. Dan, sosok yang banyak menikmati kenduri ini adalah para petinggi di gampong.

Jajaran aparatur desa seperti Pak Keuchik, Tuha Peuet, Teungku Imum, merupakan tamu kehormatan yang pertama kali harus menikmati aneka hidangan. Itu sebab mereka merupakan golongan yang berisiko besar terserang aneka penyakit, mulai dari diabetes, hipertensi, hingga jantung koroner. “Bukan berarti tidak boleh ke kenduri, tapi harus mampu mengontrol makanan yang dimakan. Kan protein itu tidak hanya hewani, tapi juga nabati. Yang penting seimbang,” katanya.(sak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Korban Nova Buat Halaman di Facebook

 

Mengintip Proyek Masjid Raya

 

Realisasi Fisik 55 Persen

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved