SerambiIndonesia/

Tiga Kantor SKPK di Pidie Jaya Dibobol Maling, Barang yang Hilang Nilainya Puluhan Juta

Ketiga kantor itu adalah Dinas Pertanian dan Pangan, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, dan Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Tiga Kantor SKPK di Pidie Jaya Dibobol Maling, Barang yang Hilang Nilainya Puluhan Juta
Google
Ilustrasi 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Tiga kantor satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) di Pidie Jaya dibobol maling pada Minggu (10/9/2017).

Ketiga kantor itu adalah Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang), Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak).

Kasus tersebut kini sudah ditangani pihak kepolisian dari Mapolsek Meureudu. Polisi juga sudah melakukan olah TKP.

“Kasus kemalingan di tiga kantor itu sudah kami tangani,” kata Kapolsek Meureudu, AKP Teuku Muhammad menjawab Serambinews,com, Senin (11/9/2017).

(Baca: Rumah Dosen Unmuha Dibobol, Malingnya Isap Ganja, Lalu Curi Banyak Barang Karena Temukan Benda Ini)

Informasi yang diperoleh Serambi dari ketiga kepala dinas tersebut, maling masuk dan mencuri barang-barang inventaris kantor setelah merusak pintu belakang.

Tidak diketahui pasti kapan maling masuk. Tapi peristiwa itu baru diketahui ketika pegawai masuk kantor tadi pagi.

Kadistanpang Pijay, drh Muzakkir Muhammad menyebutkan, barang-barang yang dicuri yaitu enam unit laptop, satu handycam, satu proyektor, satu camera digital dan satu hardisk external.

(Baca: Gelang Emas Arab dan Kalung Pintu Aceh Raib di Rumah Mantan Rektor Unsam, Ini Dia Pencurinya)

Di Kantor BKPSDM, kata Sulaiman Ajie SSos MM, maling menjarah tiga unit laptop.

Sementara pada di Kadisbunnak, Burhanuddin SP, mengatakan maling masuk ke beberapa ruangan. Tapi semua barang di dalam tampak masih utuh.

(Baca: Maling Gasak Uang dalam Mobil, Ini Sejumlah Harta Benda yang Hilang)

“Alhamdulillah kita punya barang inventaris selamat,” sebut Burhan.

Kapolres Pidie melalui Kapolsek Meureudu, AKP Teuku Muhammad mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help