SerambiIndonesia/

Guru di Aceh Singkil Mengaku Kesulitan Akses Informasi dari Disdik Aceh, Ini Permintaan PGRI

Najur meminta Disdik Aceh, membentuk tim khusus penerima dan pemberi informasi kepada guru yang ada di luar Banda Aceh.

Guru di Aceh Singkil Mengaku Kesulitan Akses Informasi dari Disdik Aceh, Ini Permintaan PGRI
kompas.com
Ilustasi perjuangan guru Indonesia 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Guru SMA/sederajat di Kabupaten Aceh Singkil mengaku kesulitan mendapat akses informasi dari Dinas Pendidikan (Dsidik) Aceh.

Terutama ketika meminta informasi melalui telepon atau pesan singkat, sering tidak dijawab dan dibalas.

Sementara guru tidak mungkin meninggalkan tugasnya mengajar hanya untuk pergi ke Banda Aceh, mempertanyakan informasi yang mereka butuhkan.

(Baca: Sejak April Guru Kontrak SMA/SMK di Simeulue belum Terima Gaji, Hidup Sehari-hari Makin Sulit)

“Kami banyak menerima laporan dari guru di Aceh Singkil, mereka sangat sulit menerima informasi dari Dinas Pendidikan Aceh,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Singkil, M Najur, Senin (9/10/2017).

Najur meminta Disdik Aceh, membentuk tim khusus penerima dan pemberi informasi kepada guru yang ada di luar Banda Aceh.

(Baca: Setelah Jadi Pegawai Provinsi, Penghasilan Guru SMA Malah Mengecil, Ini Penyebabnya)

“Karena sangat tidak mungkin untuk mendapat informasi kecil guru harus pergi ke Banda Aceh. Nanti yang ada justru siswa terlantar. Belum lagi biaya keberangkatan cukup besar,” ujar Najur.

Beberapa informasi yang diminta guru di Aceh Singkil kepada Dinas Pendidikan Aceh, misalnya tentang masih ada guru yang belum menerima dana sertifikasi tahap dua.

(Baca: Klarifikasi Tenaga Kontrak Disdik Aceh)

Sementara guru lainnya sudah mendapat. Sayang ketika ditanyakan via telepon dan sms, pertanyaan guru tersebut tidak mendapat jawaban.(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help