SerambiIndonesia/
Home »

News

» Sains

Perang Hewan Kadang Tak Masuk Akal, Tikus Bisa Menang Lawan Ular, Kenapa Bisa Begitu?

Briffa menemukan bahwa beberapa hewan tampaknya kompeten dalam melakukan perilaku agresif yang dibutuhkan.

Perang Hewan Kadang Tak Masuk Akal, Tikus Bisa Menang Lawan Ular, Kenapa Bisa Begitu?
Caters News Agency
Rusa dilahap buaya raksasa di sebuah sungai di Kenya 

SERAMBINEWS.COM - Saat melihat perkelahian hewan, tentu kita akan melihat ciri fisik hewan-hewan tersebut untuk memprediksi hasil pertarungannya.

Contoh, tikus bisa sintas melawan ular. Manusia bisa menyelamatkan diri walaupun sudah dililit piton.

Kenapa bisa begitu?

Saat ini para ilmuwan mulai mengevaluasi pandangannya. Mereka telah mengabaikan unsur penting dari pertarungan tersebut, yaitu keterampilan bertarung para hewan.

"Saya pikir itu adalah sesuatu yang telah diabaikan secara besar-besaran ketika mempelajari bagaimana hewan bertarung dan mengapa mereka menang," kata Mark Briffa, seorang profesor perilaku hewan dari University of Plymouth dikutip dari Livescience, Rabu (18/10/2017).

Setelah mengamati ratusan pertarungan hewan, Briffa menemukan bahwa beberapa hewan tampaknya kompeten dalam melakukan perilaku agresif yang dibutuhkan.

"Tetapi yang lain tampaknya lebih tidak kompeten dan tidak melakukan gerakan secara akurat dan tepat sebagai individu lainnya," sambung Briffa.

(Baca: Viral! Ular Piton Melahap Rusa dalam Waktu 10 Detik, Lihat Videonya di Sini)

Briffa mencatat, mendefinisikan dan mengukur keterampilan jauh lebih rumit dari pada kekuatan dan ukuran tubuh.

Hal inilah yang mungkin menjadi penyebab mengapa keterampilan ditinggalkan dalam penelitian tentang perilaku hewan.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help