SerambiIndonesia/

Mawardi Ismail: APBA Harus Segera Disahkan

Pakar Hukum dan Pengamat Politik Aceh, Mawardi Ismail SH MHum, menilai, keterlambatan pengesahan APBA

Mawardi Ismail: APBA Harus Segera Disahkan
SERAMBINEWS.COM
Mawardi Ismail 

BANDA ACEH - Pakar Hukum dan Pengamat Politik Aceh, Mawardi Ismail SH MHum, menilai, keterlambatan pengesahan APBA adalah sebuah keniscayaan. Saban tahun kondisi tersebut terus berulang, meski para elite eksekutif dan legislatif selalu mendapat kritikan keras.

“Kalau terlambat memang sudah terlambat, mau dibilang apa lagi. Tapi sekarang kita ingin APBA ini harus segera disahkan. Kedua pihak, eksekutif dan legislatif harus berpikir jernih agar bisa menyelesaikan ini,” kata Mawardi Ismail saat diwawancarai Serambi di Banda Aceh, Sabtu (30/12).

Mawardi juga mengatakan, pilihan untuk mengesahkan APBA 2018 saat ini ada dua, melalui qanun seperti biasa atau Peraturan Gubernur (Pergub). Namun lanjut dia, alangkah lebih baiknya APBA 2018 tetap disahkan dengan cara diqanunkan oleh legislatif.

“Kalau di-Pergub-kan memakan waktu yang lama, harus persetujuan Mendagri dan beberapa prosedur lainnya. Jadi hemat saya, ini tetap diqanunkan saja,” ucapnya.

Ia meminta kedua pihak, eksekutif dan legislatif agar membuang ego masing-masing dan berpikir satu untuk Aceh yang lebih baik lagi ke depan. Ia yakin, jika kedua pihak mau mencurahkan satu pikiran yang sama untuk kepentingan Aceh, maka semua persoalan atau polemik anggaran yang sedang dihadapi saat ini bisa diatasi.

“Intinya, kedua pihak harus menyadari kepentingan Aceh yang lebih besar. Jika semua begitu, saya rasa semua persoalan bisa diatasi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Mawardi mendorong kedua pihak untuk segera membahas dan mengesahkan anggaran Aceh 2018 yang mencapai Rp 14,7 triliun. Meski sudah terlambat dan akan berpengaruh pada daya serap anggaran nantinya, Mawardi tetap yakin anggaran masih bisa dibahas lalu disahkan segera.

“Yang penting dibahas dulu, jangan pula karena sudah buru-buru, nggak bahas lagi lalu main sahkan begitu saja,” pungkas Mawardi Ismail.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help