Dinilai Langgar Kode Etik, DKPP Beri Sanksi untuk Anggota KIP Aceh 

Putusan ini dibacakan setelah memproses aduan yang diajukan Hadya Noer terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

Dinilai Langgar Kode Etik, DKPP Beri Sanksi untuk Anggota KIP Aceh 
NET
Logo KIP Aceh 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, memberi sanksi berupa peringatan kepada ketua dan anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh karena terbukti melanggar kode etik.

Sanksi ini diputuskan oleh tujuh anggota DKPP dalam rapat pleno di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Putusan ini dibacakan setelah memproses aduan yang diajukan Hadya Noer terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

Mereka yang diadukan adalah, Ridwan Hadi, Robby Syah Putra, Fauziah, Junaidi, Muhammad, dan Hendra Fauzi masing-masing sebagai Ketua dan Anggota KIP Aceh.

“Mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian,” demikian antara lain bunyi putusan nomor 125/DKPP-PKE-VI/2017.

Dalam amar putusannya, DKPP memerintahkan Komisi Pemilihan Umum RI menindaklanjuti putusan itu paling lama tujuh hari sejak dibacakan.

Selain itu juga memerintahkan Badan Pengawas Pemilu RI mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

KIP Aceh dinilai telah melakukan pelanggaran kode etik karena telah mengeluarkan Berita Acara Nomor 54/BA-KIP Aceh/VII/2017 tertanggal 27 Juli 2017 tentang klarifikasi calon Penganti Antarwaktu (PAW) anggota DPRA dari PPP dapil 5 atas nama Fakhrurrazi H Cut.

Fakhrurrazi H Cut diusulkan oleh DPW PPP Aceh kubu Amri M Ali untuk menggantikan Tgk Muchtar Al Khutby yang meninggal.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help