SerambiIndonesia/

Kasus Istri Bunuh Suami di Aceh Tenggara, Begini Pengakuan Sang Istri di Kantor Polisi

Tiomas Bere menyatakan tidak membunuh suaminya. Ia hanya mendorong suaminya hingga terjatuh dan kepalanya terbentur batu pengganjal pintu di rumahnya.

Kasus Istri Bunuh Suami di Aceh Tenggara, Begini Pengakuan Sang Istri di Kantor Polisi
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Kolase foto tersangka pembunuh suami di Aceh Tenggara (kiri) dan proses evakuasi jasad korban yang ditanam di kebun cokelat, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Tiomas Bere Penjaitan (50) ibu tiga anak Warga Desa Lawe Petanduk, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, ditangkap karena membunuh suaminya, Hasudungan Aruan (55).

Pembunuhan itu terjadi 15 Desember 2017. Namun, baru terungkap pada Kamis (11/1/2018) setelah warga menggelar rapat karena kehilangan seorang warganya hampir satu bulan.

Dalam rapat itu, Tiomas Bere mengaku telah membunuh suaminya. Lalu warga menyerahkannya kepada polisi.

Saat ditemui Serambinews.com di kantor polisi, Jumat (12/1/2018), Tiomas Bere menyatakan tidak membunuh suaminya.

Ia hanya mendorong suaminya hingga terjatuh dan kepalanya terbentur batu pengganjal pintu di rumahnya.

"Saya tidak membunuhnya, hanya mendorongnya saja," kata Tiomas Bere kepada Serambinews.com, Jumat (15 /1/2018).

(Baca: BREAKING NEWS: Sering Bertengkar, Istri Tiga Anak Ini Bunuh Suaminya)

(Baca: Polisi Gali Jasad Korban yang Dibunuh Istrinya dan Ditanam di Kebun Cokelat)

(Baca: 10 Fakta Penangkapan Ridwan, Pembunuh Asun Sekeluarga di Gampong Mulia)

Halaman
12
Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help