Pembunuhan di Gampong Mulia

10 Fakta Penangkapan Ridwan, Pembunuh Asun Sekeluarga di Gampong Mulia

Serambinews.com merangkum beberapa fakta pengejaran dan penangkapan Ridwan.

10 Fakta Penangkapan Ridwan, Pembunuh Asun Sekeluarga di Gampong Mulia
POLISI menggiring Ridwan, tersangka pembunuhan satu keluarga di Gampong Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh, saat tiba di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (11/1). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ridwan (22), pelaku pembunuhan terhadap Asun sekeluarga di Gampong Mulia, akhirnya berhasil dibekuk, Rabu (10/1/2018) di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Polisi berhasil menghentikan pelariannya, setelah diuber personel Polresta Banda Aceh sejak penemuan tiga mayat--korban kesadisannya--di dalam rumah toko (ruko) di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (8/1/2018).

Penangkapan Ridwan membuahkan hasil, berkat kerja keras pihak kepolisian sejak malam itu juga. Ia langsung dicari, setelah kecurigaan polisi tentang sosok pelaku mengarah kepadanya.

Pria asal Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya itu, harus bertekuk lutut ke pihak kepolisian di Bandara Kualanamu, Medan, dua hari lalu.

Serambinews.com merangkum beberapa fakta pengejaran dan penangkapan Ridwan, pelaku pembunuhan Tjie Sun (48) alias Asun bersama istrinya, Minarni (40), dan buah hati mereka Callietos NG (8).

1. Diburu sejak dini hari

Senin (8/1/2018) warga Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh digegerkan dengan temuan mayat tiga orang di dalam sebuah ruko di dusun Pocut Baren.

Setelah melapor ke pihak polisi, personel Sat Reskrim Polresta Banda Aceh pun langsung ke lokasi kejadian. Tiga mayat kemudian ditemukan di dalam ruko itu dalam keadaan sadis, bersimbah darah.

Polisi melakukan identifikasi, proses evakuasi baru dilakukan beberapa jam kemudian, tepatnya pada pukul 03.00 WIB, Selasa (9/1/2018).

Halaman
1234
Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help