Polemik APBA, Apa Karya: Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu

sebagai masyarakat biasa, Apa Karya meminta Gubernur Aceh dan DPRA untuk tidak mengedepankan ego masing-masing dalam persoalan APBA.

Polemik APBA, Apa Karya: Menang Jadi Arang, Kalah Jadi Abu
Apa Karya 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lama tak terdengar kabar, tokoh eks Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Zakaria Saman alias Apa Karya kini sibuk dengan berbagai aktifitasnnya di kampung halaman, Keumala, Pidie dan juga di Banda Aceh.

Jumat (26/1/2018), Serambinews.com menghubungi mantan menteri pertahanan GAM tersebut melalui telepon.

Tujuannya, menanyakan pendapatnya tentang polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 yang tak kunjung disahkan.

Namun, Apa Karya tak mau menjawab detil persoalan tersebut, karena saat ini dia bukan bagian dari Pemerintah Aceh, baik eksekutif maupun legislatif.

"Keupeu tajak komennyan, loen gubernur kon, anggota dewan pih kon. (Untuk apa kita komen, saya gubernur bukan, anggota dewan juga bukan)," kata Apa Karya.

(Baca: Irwan Djohan Bongkar Penyebab Terlambatnya Pengesahan APBA 2018, Ada yang Sibuk Pada Rp 1,7 Triliun)

(Baca: Wakil Ketua DPRA Ini Yakini APBA 2018 Bisa Disahkan 14 Hari Lagi)

(Baca: Ketua Fraksi PAN Nilai Pernyataan Irwan Djohan Terkait APBA Terlalu Baper)

Namun, sebagai masyarakat biasa, Apa Karya meminta Gubernur Aceh dan DPRA untuk tidak mengedepankan ego masing-masing dalam persoalan APBA.

"Tameulakei gubernur beu jisurot saboh langkah, DPRA pih meunan. Saban-saban pike ke rakyat, bek karu-karu. (Kita berharap gubernur mundur satu langkah, DPRA juga begitu. Sama-sama pikir untuk untuk rakyat, jangan ribut)," ujar Apa Karya.

Ia juga menyebutkan, dalam pembahasan APBA jangan ada persaingan, apakah APBA dipergubkan oleh gubernur atau diqanunkan oleh DPRA.

"Nyan bek na, hana perlei soe menang soe talo. Menang jadi arang, kalah jadi Abu. Mungken nyan sagai yang jeut loen komentar," pungkas Apa Karya.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved