Minta Pengakuan Negara terhadap Honorer di Aceh, Gubernur Temui Menteri PAN dan RB

Gubernur Irwandi meminta menteri mengeluarkan kebijakan agar negara mengakui keberadaan tenaga guru honorer di Aceh sebagai aparat sipil negara.

Minta Pengakuan Negara terhadap Honorer di Aceh, Gubernur Temui Menteri PAN dan RB
SERAMBINNEWS.COM/MASRIZAL
Sejumlah guru honorer dari seluruh Aceh turut membawa anak saat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Rabu (28/2/2018). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer di Aceh, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Kamis (1/3/2018) menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur di Jakarta.

Gubernur Irwandi meminta kepada menteri mengeluarkan kebijakan agar negara mengakui keberadaan tenaga guru honorer di Aceh sebagai aparat sipil negara.

"Saya minta kebijakan menteri soal ini. Saya membawa aspirasi honorer di Aceh," kata Gubernur Irwandi Yusuf.

Di Aceh terdapat lebih dari 800 tenaga honorer, yang bekerja di sekolah negeri dan swasta. Mereka ada yang menjadi tenaga honorer dalam waktu yang cukup lama namun belum diverifikasi.

"Nah kita minta negara mengakui keberadaan mereka, sebab mereka sudah berbakti sekian lama," kata Irwandi Yusuf.

Untuk tenaga honorer yang berada di bawah kewenangan provinsi, menurut Irwandi, upahnya sudah disesuaikan dengan upah minimum provinsi. "Tapi honorer kan bukan hanya di sekolah menengah atas, tapi banyak juga di tingkat sekolah dasar dan menengah," ujar Irwandi.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved