Seorang Pria Tewas Terpenggal, Penyebabnya Gara-gara Perselisihan Nama Alun-alun Desa

Sementara sebagian warga desa lainnya ingin agar alun-alun desa diberi nama sesuai dengan pemimpin partai RJD, Lalu Prasad.

Seorang Pria Tewas Terpenggal, Penyebabnya Gara-gara Perselisihan Nama Alun-alun Desa
TWITTER/ANI
Tej Narayan Yadav, yang menamai alun-alun desa dengan nama Perdana Menteri India, Narendra Modi. Ayah Yadav menjadi korban pertikaian dan tewas dengan kepala terpenggal.(TWITTER/ANI) 

SERAMBINEWS.COM, PATNA - Seorang pria menjadi korban persaingan politik antara dua kelompok pendukung partai yang berbeda di India.

Pria berusia 70 tahun di desa Binar tewas dengan kepala terpenggal setelah putranya menamakan kawasan alun-alun desa dengan nama perdana menteri India, Narendra Modi.

Insiden itu menjadi pertama kalinya yang disebabkan persaingan antara kelompok pendukung partai oposisi Bhartiya Janata (BJP) dengan pendukung partai Rashtriya Janata Dal (RJD).

Baca: Saat Ibunya Shalat Ashar, Bocah 6 Tahun Terjepit Eskalator Masjid Raya Baiturrahman

Baca: Besok, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke Bireuen, Ini Dua Agendanya

Permasalahan bermula saat salah seorang warga yang dituakan, Tej Narayan Yadav, yang mendukung partai BJP, menamakan wilayah alun-alun desa Bhadwa di distrik Darbhanga, dengan nama Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sementara sebagian warga desa lainnya ingin agar alun-alun desa diberi nama sesuai dengan pemimpin partai RJD, Lalu Prasad.

Perselisihan itu berlangsung lama hingga akhirnya dilaporkan kepada polisi.

Namun belum juga dicapai kata sepakat.

Baca: Ekskavasi di Situs Lamuri, Arkeolog Temukan Keramik dan Tembikar Kuno Asal Vietnam & China

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help