Bayi TKI Asal Aceh yang Ditahan di RS Malaysia Diizinkan Pulang, Ini Pihak Penyumbang Rp 85 Juta

biaya membengkak menjadi 24.000 ringgit Malaysia atau Rp 85 juta karena orang tua korban tak mampu melunasinya

Bayi TKI Asal Aceh yang Ditahan di RS Malaysia Diizinkan Pulang, Ini Pihak Penyumbang Rp 85 Juta
Istimewa
Bayi TKI asal Aceh yang sempat ditahan di RS Malaysia sudah diizinkan pulang pihak rumah sakit setelah melunasi biaya persalinan bantuan dari berbagai pihak, Sabtu (31/3/2018) 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Bayi pasangan Khaidir (23) Aceh Timur dan Nuraini (32) warga Aceh Utara yang ditahan pihak Rumah Sakit Serdang Malaysia, akhirnya diizinkan dibawa pulang oleh kedua orang tuanya tersebut pada Sabtu (31/3/2018).

Bayi pasangan tersebut ditahan mulai 2 Februari 2018 oleh pihak rumah sakit itu.

Karena tak mampu membayar biaya ketika itu masih 4.300 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 12.5 juta.

Baca: Bocah Penderita Kanker Hati Minta Ayahnya Pulang di Malaysia, Ini yang Dilakukan Haji Uma

Tapi akhirnya biaya membengkak menjadi 24.000 ringgit Malaysia atau Rp 85 juta karena orang tua korban tak mampu melunasinya.

Biaya membengkak tersebut akhirnya dapat diselesaikan, masing-masing dari sumbangan berbagai pihak.

Masing-masing Vihara Yayasan Murni Sakti Idi Rayeuk Aceh Timur sebesar 10.000 ringgit dan Hamba Allah di Kajang Malaysia sebesar 14.000 ringgit.

Jadi total keseluruhan 24.000 ringgit atau setara dengan Rp. 85.000.000,-.

Baca: Tak Mampu Bayar Biaya Persalinan, Bayi TKI Asal Aceh Ditahan di RS Malaysia

 Selama ini warga Aceh di Malaysia yang menghadapi berbagai persoalan dibantu Abu (Nazar) Ketua Grup Kesatuan Aneuk Nanggroe Aceh (KANA) di Malaysia

Ia selama ini berkoordinasi dengan Haji Uma yang juga selama ini ikut membantu mencari solusi bagi bayi asal Aceh tersebut dan persoalan lain yang dihadapi TKI.  

“Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu, baik dana maupun tenaga dalam meringankan beban yang cukup berat yang dihadapi pasangan Khaidir dan Nuraini asal Aceh Timur,” ungkap Haji Uma. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved