Pimpinan PDI-P Temui Wali Nanggroe

Ketua PDI-P Aceh, Karimun Usman dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Drs T Sulaiman Badai, mendatangi Pendopo Wali Nanggroe

Pimpinan PDI-P Temui Wali Nanggroe

BANDA ACEH - Ketua PDI-P Aceh, Karimun Usman dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Drs T Sulaiman Badai, mendatangi Pendopo Wali Nanggroe, Tgk Malik Mahmud Alhaythar di Jalan Soekarno Hatta kawasan Lampeuneuruet, Aceh Besar, Rabu (11/4).

Kedatangan unsur pimpinan PDI-P itu dalam rangka silaturahmi, memenuhi undangan Malik Mahmud yang disampaikan sebelumnya pada pelantikan pengurus Partai Aceh, Selasa (10/4) malam.

Pertemuan pimpinan PDI-P dan Wali Nanggroe itu berlangsung selama dua jam. Dalam siaran pers yang diterima Serambi dari Sekretaris BP Pemilu PDIP Aceh, Helmy N Hakim disebutkan, para pertemuan itu, Karimum Usman, Sulaiman Badai dengan Malik Mahmud membahas isu-isu sentral Aceh, terutama masalah bendera, implementasi UUPA yang sebahagian belum berjalan.

Dalam pertemuan itu, Karimun mengatakan, dirinya siap membela semua kepentingan Aceh bersama yang lainnya. Sementara Wali Nanggroe, menyatakan kesan mendalam terhadap Presiden Jokowi karena semua permintaan dipenuhi oleh Presiden Jokowi.

“Seperti PT KKA, pelabuhan, bandara termasuk subsidi minyak terhadap nelayan 40 GT ke bawah, dan juga pertanahan,” kata Malik Mahmud.

Akan tetapi ada beberapa hal tersebut belum berjalan karena keterbatasan Pemerintah Aceh sebelumnya menindaklanjuti terkait permintaan yang telah disetujui oleh Jokowi, sehingga dampaknya belum dirasakan oleh masyarakat.

Wali Nanggroe dalam pertemuan tersebut juga mengenang kiprah PDI-P masa lalu yang juga terlibat dalam proses pembentukan lembaga Wali Nanggroe. Silaturahmi tersebut ditutup dengan kesiapan Pimpinan PDI-P Aceh yaitu Karimun Usman dan Drs T Sulaiman Badai untuk memperjuangkan kepentingan Aceh.

Di akhir acara Malik Mahmud menitipkan salam secara khusus melalui Pimpinan PDI Perjuangan Aceh kepada Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help