CPNS 2018

Yasonna Laoly Minta 658 CPNS di Aceh Menjadi

Jangan setelah lulus, kemudian dengan mudah terpengaruh dengan bujuk rayu bandar narkoba.

Yasonna Laoly Minta 658 CPNS di Aceh Menjadi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Menkumham, Yasonna Laoly memberi pembekalan untuk 658 CPNS di lingkungan Kemenkumham Aceh yang telah lulus di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Yasonna Laoly memberikan pembekalan terhadap 658 calon pengawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkumham Aceh.

Kegiatan itu berlangsung di Gedung Amel Convention Hall, Banda Aceh, Kamis (12/4/2018). "Hindarkan dirimu dari narkoba, kalau tidak aku pecat kau," katanya.

Dia mengatakan bahwa perjuangan untuk lulus menjadi CPNS bukan perkara mudah. Jangan setelah lulus, kemudian dengan mudah terpengaruh dengan bujuk rayu bandar narkoba.

(Baca: CPNS Formasi 2017 Pidie Jaya Diminta tidak Resah, Ini Angin Segar dari Pjs Bupati)

(Baca: Pemerintah Akan Angkat Guru Honorer Jadi PNS, Menpan Prioritaskan Rekrut CPNS 2018 di 2 Sektor)

(Baca: BNN Beberkan Bukti Ada yang Lindungi Mafia Narkotika di Lapas, Kemenkumham Membantah)

"Kamu telah berjuang berbulan-bulan untuk duduk di sini. Banyak bandar narkoba yg akan mengiming-imingi kamu, ini sejumlah uang masukkan barang ini ke dalam. Jika kedapatan selain mendapat penjara, aku pecat kau," ujarnya.

Menteri Yasonna menyatakan dirinya menaruh harapan besar kepada para CPNS di lingkungan Kemenkumham yang telah lulus seleksi.

Yasonna juga meminta para CPNS tersebut menjadi 'mata-mata' Menkumham dalam memberantas praktik-praktik curang di jajarannya.

"Saya meminta kamu menjadi mata dan telinga saya. Orang-orang yang berprestasi akan saya beri reward. Laporkan kepada saya jika ada atasanmu membuat perbuatan tidak terpuji," ungkap dia.

Begitupun dia meminta kepada para kepala divisi (kadiv) di setiap Kanwil Kemenkumham untuk mendidik dengan baik CPNS baru itu. Jangan nodai mereka dengan praktik tidak terpuji.

"Jangan mentang-mentang kamu bos, kamu ajak kolaborasi kepada hal yang tidak benar," pungkasnya.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help