Tiyong: Hadir Menjadi Pelindung Masyarakat Aceh, PNA bukan Partai Intimidasi

Menurutnya, PNA hadir untuk menjadi pelindung bagi masyarakat Aceh bukan partai intimidasi.

Tiyong: Hadir Menjadi Pelindung Masyarakat Aceh, PNA bukan Partai Intimidasi
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ketua Harian DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA), Samsul Bahri alias Tiyong membuka konferensi wilayah (konferwil) ke I di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (24/4/2018). 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Harian DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA), Samsul Bahri alias Tiyong membuka konferensi wilayah (konferwil) ke I di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Selasa (24/4/2018).

Dalam sambutannya, Tiyong berpesan kepada peserta konferwil agar melakukan pemilihan ketua sesuai aturan.

Begitupun kepada ketua terpilih nantinya bisa merekrut semua pihak dan kader baru yang ingin bergabung dengan PNA.

Tiyong yang juga anggota DPRA ini mengatakan bahwa PNA merupakan partai terbuka yang siapa saja boleh bergabung.

Baca: PNA Banda Aceh Gelar Konferwil, M Zaini dan Darmuda Calonkan Jadi Ketua

Menurutnya, PNA hadir untuk menjadi pelindung bagi masyarakat Aceh bukan partai intimidasi.

Dia juga mengajak partai lain untuk sama-sama menyukseskan Pemilu pada 17 April 2019.

"PNA bukan partai pesaing terdekat dengan partai lain tapi mari kita bergandengan tangan dengan partai lain dalam menyukseskan Pemilu," katanya.

Dihadapan para perwakilan ketua partai lain yang menghadiri pembukaan konferwil, Tiyong dengan percaya diri meminta partai lain agar tidak perlu takut dengan kehadiran PNA dalam pesta demokrasi mendatang.

Baca: Tiyong Sebut Abdurrahman Ahmad Salah ‘Jep Ubat’ Terkait Dana Otsus 2018 tak Bisa Digunakan

"Jangan takut hadirnya PNA, karena kehadiran kami untuk menyukseskan Pemilu. Kami bukan partai yang mengintimidasi. Kami tidak akan mengambil seratus persen kursi," serolohnya.

"Hadirnya PNA di Aceh untuk melindungi masyarakat. Karena itu jangan mengintervensi masyarakat untuk memilih. Berikan kebebasan kepada rakyat, jangan paksakan kehendak kita untuk dipilih masyarakat," pungkasnya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help