Home »

Bisnis

» Mikro

BPKS Ajak Perbankan Bangun Pariwisata Sabang

epala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS)

BPKS Ajak Perbankan Bangun Pariwisata Sabang
KEPALA BPKS, Sayid Fadhil dan jajarannya mengunjungi Kantor Harian Serambi Indonesia, disambut oleh Redaktur Pelaksana (Redpel) Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika dan Wakil Redpel, Nasir Nurdin 

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Sayid Fadhil mengajak perbankan yang ada di kota Sabang untuk saling bekerja sama dalam membangun Sabang, khususnya di bidang pariwisata. Sebab saat ini banyak peluang usaha wisata yang dapat dikembangkan di Sabang.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Sabang, Teuku Zulfikar, di ruangan kerja kepala BPKS setempat, Kamis (26/4). “Perbankan yang ada di Sabang juga memiliki andil dalam pemberdayaan masyarakat di Sabang,” ujarnya.

Dikatakan, satu di antara yang dapat dikembangkan adalah home stay dan kuliner yang memiliki standar nasional maupun internasional. Namun, hal itu tetap menganut atau mengambil konsep kearifan lokal, sehingga menjadi daya jual yang menarik.

“BPKS mempunyai tanah dan itu bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif. Misalnya pihak perbankan yang bangun home stay dengan standar internasional, dan tetap berkonsep kearifan lokal yang akan dikelola oleh masyarakat dengan sistem bagi hasil,” katanya.

Sementara Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Sabang, Teuku Zulfikar merespon hal tersebut secara positif. Bahkan pihaknya juga minta diikutsertakan dalam program pemerintah baik di Pemko Sabang maupun BPKS. Salah satunya dalam pembangunan revitalisasi jalan lingkar pelabuhan yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini.

Ia menambahkan saat ini Bank Aceh Syariah cabang Sabang konsen pada pembiayaan sektor produktif, terutama pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dapat menggerakkan sektor ekonomi masyarakat di kota Sabang. (una/rel)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help