Ratna Sarumpaet Kritik Acara di Monas: PDIP Harusnya Malu, Kadernya Menari di Atas Kemiskinan Rakyat

Di mana para kadernya menari-nari di atas kemiskinan rakyat yang mereka miskinkan secara sistemik.

Ratna Sarumpaet Kritik Acara di Monas: PDIP Harusnya Malu, Kadernya Menari di Atas Kemiskinan Rakyat
Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ratna Sarumpaet dan sejumlah warga berdemo menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI di depan KPU DKI Jakarta, Rabu (21/9/2016). Sejumlah perwakilan partai mulai mendaftarkan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta, jelang pilkada 2017 mendatang. 

SERAMBINEWS.COM - Seniman sekaligus aktivis Ratna Sarumpaet angkat bicara mengenai meninggalnya 2 bocah di acara bagi-bagi sembako di Monas.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa (1/5/2018).

Ratna Sarumpaet mengatakan seharusnya PDIP malu melihat kejadian ini.

Di mana para kadernya menari-nari di atas kemiskinan rakyat yang mereka miskinkan secara sistemik.

Menurutnya, demi kekuasaan 2 anak meninggal, tapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru bungkam.

Baca: Saat Acara Bagi Sembako di Monas, 2 Anak Tewas, Ferdinand Hutahaean: Aktivis dan Politisi Kampungan

Baca: Getol Bela Ibu yang Diintimidasi tapi Diam soal 2 Anak Tewas di Monas, Begini Reaksi Mahfud MD

@RatnaSpaet: Partai Banteng Bermoncong Putih itu / PDIP harusnya malu.

Mereka membiarkan yang secara sitemik mereka miskinkan.

Demi nafsu kekuasaan 2 anak meninggal d republik ini bungkam termasuk Presiden @jokowi dan pimpinan @PDI_Perjuangan

Screenshot
Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help