Kesehatan

Hati-hati! Membersihkan Kotoran Hidung Pakai Jari Ternyata Berbahaya, Ini Dampak Buruknya

Hendradewi melanjutkan luka di akibat garukan tangan dapat menimbulkan infeksi, bisul, hingga radang otak.

Hati-hati! Membersihkan Kotoran Hidung Pakai Jari Ternyata Berbahaya, Ini Dampak Buruknya
manado.tribunnews.com

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kamu terbiasa korek hidung menggunakan jari atau mengucek-uceknya pakai tangan?

Hati-hati, perilaku ini ternyata berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan pernapasan.

Spesialis THT, dr S Hendradewi SpTHT (K) Msi Med mengatakan, membersihkan kotoran dalam hidung dengan tangan menimbulkan risiko masuknya bakteri yang bisa sebabkan infeksi hingga mimisan.

"Jangan mengorek hidung dengan tangan (jari), karena itu kotor. Mukosa hidung sangat tipis, mudah robek dan mudah terjadi mimisan. Di dalam hidung banyak pembuluh darah. Kalau tangan yang kotor masuk, membuat bakteri jahat masuk, bisa terjadi infeksi, mimisan," kata Hendradewi di acara kampanye #cucihidungtiaphari di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2018).

Baca: Waspada, WHO Nyatakan Daging Olahan Macam Sosis dan Bacon Sebagai Pemicu Kanker

Baca: Rasakan 7 Manfaat Ini dengan Makan 2 Buah Pisang Sehari

Hendradewi melanjutkan luka di akibat garukan tangan dapat menimbulkan infeksi, bisul, hingga radang otak.

Dokter yang membuka praktiknya di RS Moewardi Surakarta itu mendorong masyarakat untuk lebih peduli kepada kesehatan hidung, sebab organ tersebuf berfungsi menjaga kelembaban, penghangat udara dan indra penciuman.

“Jika kesehatan hidung terganggu dapat menyebabkan hidung tersumbat, yang dapat menimbulkan pilek, gangguan saluran napas atas, gangguan tidur, yang pada akhirnya menimbulkan pada gangguan saluran napas bawah," tutur Hendradewi.

"Hidung yang terkena infeksi dan komplikasi akan menimbulkan gejala seperti hidung tersumbat, pilek, gangguan penciuman, pusing yang mengakibatkan rhinosinusitis. Jika gangguan tersebut sampai pada saluran napas bawah akan menimbulkan bronkitis,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help