Gubernur dan Kepala Dinas Rapat di Hari Libur

Sabtu merupakan hari libur bagi pegawai negeri di Aceh. Tapi Sabtu (5/5) lalu justru digunakan GubernurAceh

Gubernur dan Kepala Dinas Rapat di Hari Libur
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf bersama Kadis dan Kepala Badan yang baru dilantik mengikuti rapat di ruang P2K Setda Aceh, Sabtu (5/5). 

* Untuk Kejar Target APBA

BANDA ACEH - Sabtu merupakan hari libur bagi pegawai negeri di Aceh. Tapi Sabtu (5/5) lalu justru digunakan GubernurAceh, Irwandi Yusuf, untuk rapat dengan para pejabat eselon II a dan II b yang baru dilantiknya pada Jumat (4/5) petang.

Rapat pada hari libur itu dilakukan Gubernur Aceh untuk mengejar target realisasi daya serap keuangan dan fisik proyek APBA 2018 pada akhir Mei nanti. Ditargetkan, saat itu capaiannya harus bisa 15 persen dari pagu belanja APBA 2018 senilai Rp 15,084 trilliun.

“Rapat percepatan pelaksanaan teken kontrak proyek APBA 2018 ini kita lakukan agar sebelum masuk bulan Ramadhan, jumlah paket proyek yang sudah di teken harus banyak,” kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dalam rapat dengan kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang baru pada Sabtu di Ruang Rapat P2K Setda Aceh.

Rapat tersebut juga dihadiri Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, Asisten I Setda Aceh, Dr Muhammad Jafar MHum, Asisten II dr Taqwallah MKes, dan Asisen III Drs Kamaruddin Andalah MSi.

Dalam rapat itu Irwandi Yusuf mengingatkan kepada 51 Kepala SKPA yang dilantik pada 4 Mei 2018 dan sembilan orang lainnya yang dilantik pada 16 April 2018, masa kerja paket proyek APBA 2018 itu tinggal tujuh bulan lagi. Jadi, tidak boleh ada yang lengah dan lalai.

Masa kerja tujuh bulan lagi itu, kata Gubernur Irwandi, memang masih panjang. “Tapi jika kita lengah dan lalai, maka waktunya jadi pendek,” ujarnya.

Karena itu, pejabat yang baru dilantik, lanjut Irwandi, hendaknya bisa bekerja maksimal lagi, terutama kepada dinas dan badan yang masih banyak belum menyerahkan dokumen proyek APBA 2018 yang hendak dilelang terbuka ke Unit Layanan Pelelangan (ULP) Setda Aceh. Misalnya, Dinas Pendidikan Aceh.

Jumlah dokumen paket proyek yang belum diserahkan ke ULP untuk dilelang terbuka masih banyak, yakni mencapai 301 paket dari total paket yang dimiliki tahun ini sebanyak 471 paket, kemudian Dinas Kesehatan Aceh sebanyak 78 paket dari total paket yang dimiliki 224 paket.

Berikutnya, Dinas Peternakan sebanyak 74 paket dari 90 paket yang ada. Kemudian, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh sebanyak 68 dari 145 paket yang dimiliki, Dinas PUPR 53 paket dari 430 paket, termasuk paket proyek otsus kabupaten/kota, Disbudpar 52 dari 63 paket, Disperindag 31 paket 47 paket, Distanbun 24 paket dari 209 paket, Dinas Perkim 14 paket dari 295 paket, Dinas Koperasi dan UKM 8 dari 11 paket yang dimiliki dan masih banyak lainnya.

Sebanyak 16 SKPA yang belum tuntas menyerahkan dokumen paket proyek dinasnya kepada ULP Setda Aceh diminta Gubernur Irwandi agar segera disiapkan. “Kalau ada paket proyek otsus kabupaten/kota yang dititipkan pada dinas dan badan yang dokumen pendukung proyeknya belum diserahkan, maka turunkan staf ke daerah untuk mengambil dokumen pendukungnya ke daerah, agar pelaksanaan lelangnya bisa dilaksanakan bulan ini,” ujarnya.

Gubernur berharap, sebelum masuk puasa Ramadhan yang jatuh pada 15 Mei 2018, sudah banyak paket proyek APBA 2018 yang sudah teken kontrak. Jadwal teken kontrak paket proyek pergub APBA 2018, kata Gubernur Irwandi direncanakan 11 Mei 2018.

Sementara itu, Asisten II Setda Aceh, Taqwallah MKes mengatakan, sampai kemarin jumlah paket proyek yang pemenangnya sudah ditetapkan sebanyak 378 paket atau 13 persen dari 2.812 paket yang mau dilelang terbuka dengan nilai Rp 4,8 triliun.

“Sebelum 11 Mei mendatang kita harapkan, jumlah paket proyek yang pemenangnya sudah ditetapkan bertambah dan merata ke berbagai daerah. Tujuannya, supaya pada bulan puasa semua paket proyek yang sudah teken kontrak, bisa berjalan. Pada saat ini ada 611 paket proyek yang tersebar di 22 SKPA, sudah di-up load tender terbukanya ke dalam LPSE Setda Aceh.

“Ini sangat penting, agar aktivitas pembangunan dan kegiatan ekonomi rakyat di daerah kembali bergerak dan berputar, tidak lesu dan sepi seperti beberapa bulan terakhir,” ujar Taqwallah. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved