Ketua APDI: Perlu Sertifikasi Para Dai

Ketua Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI), Dr Soiman, mengatakan, untuk meningkatkan

Ketua APDI: Perlu Sertifikasi Para Dai
Ketua Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI), Dr Soiman yang didampingi Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Dr Kusmawati Hatta sedang berdialog dengan Pemimpin Perusahaan Harian Serambi Indonesia, Mohd Din di Kantor Harian Serambi Indonesia, Desa Meunasasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (11/5). Dialog itu juga dihadiri Sekretaris Redaksi Harian Serambi Indonesia dan para dekan fakultas dakwah dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. SERAMBI/JALIMIN 

BANDA ACEH - Ketua Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI), Dr Soiman, mengatakan, untuk meningkatkan mutu dan kualitas para dai, perlu dibentuk standarisasi dai di seluruh Indonesia. Dengan adanya standarisasi itu, maka para dai akan memiliki kualifikasi dan kemampuan yang sama.

Hal itu, dikatakan Soiman saat kunjungan silaturrahmi ke Mabes Harian Serambi Indonesia, Jumat (11/5) petang. Dalam kunjungan itu Pengurus APDI diterima Pimimpin Perusahaan Serambi Indonesia Mohd Din dan Sekretaris Redaksi Bukhari M Ali. Ikut serta dalam kunjungan itu sejumlah pengurus APDI dan para Dekan Fakultas Dakwah sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Soiman yang juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara ini mengatakan, standarisasi dai sangat diperlukan sehingga keberadaan mereka dapat diterima masyarakat. “Dengan sertifikasi para dai, akan terjamin dan terseleksi dai yang memiliki pengetahuan yang cukup dan moral yang baik,” ujarnya.

Sementara Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr Nurjannah, mengatakan, sertifikasi dan standarisasi dai untuk menghindari persepsi buruk yang terlanjur ditabalkan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai penceramah agama Islam. Selama ini, para dai cenderung disamakan dengan gerakan radikal dan terorisme. Padahal klaim itu tidak benar. “Keberadaan dai sebagai pencerahan bagi ummat Islam yang rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan BKI IAIN Ambon, Dr Ainun Diana Lating, mengharapkan para dai di Indonesia agar dalam berdakwah agar dapat mengadopsi muatan lokal (local wisdom), sehingga lebih mudah diterima masyarakat setempat.

Kehadiran pengurus APDI di Banda Aceh, selain untuk mengikuti rapat kerja tahunan di Sabang, juga menggelar seminar di Aula Kantor Wali Kota Banda Aceh dengan tema ‘Membangun Sinergisitas Dakwah Menghadapi Tantangan Global’.(min) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved