Majelis Seniman Aceh Bentuk Akademi Kutaraja

Mejelis Seniman Aceh (MaSA) yang menaungi para seniman di Aceh, akan membentuk Akademi Kutaraja

Majelis Seniman Aceh Bentuk Akademi Kutaraja
Pemimpin Umum Serambi Indonesia yang juga mantan ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA), H Sjamsul Kahar menerima kunjungan pengurus Majelis Seniman Aceh (MaSA) di ruang kerjanya di Kantor Harian Serambi Indonesia di Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (12/5/2018). SERAMBI/ SUBUR DANI 

BANDA ACEH - Mejelis Seniman Aceh (MaSA) yang menaungi para seniman di Aceh, akan membentuk Akademi Kutaraja atau bisa disebut dewan pakar mejelis tersebut. Direncanakan, Akademi Kutaraja ini akan dijabat sejumlah seniman atau budayawan sepuh Aceh yang memiliki segudang ide dan pemikiran untuk progres kesenian dan kebudayaan di Aceh ke depan.

Hal itu dikatakan Ketua MaSA, Syamsuddin Jalil alias Ayah Panton, saat bersilaturahmi dengan Pemimpin Umum Serambi Indonesia yang juga mantan Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA), H Sjamsul Kahar di kantor Harian Serambi Indonesia di Meunasah Manyang PA, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (12/5). Ayah Panton datang ke Serambi bersama sejumlah pengurus MaSA lainnya.

Dalam pertemuan itu, Ayah Panton mengungkapkan, tujuan mereka menjumpai H Sjamsul Kahar, selain melaporkan keberadaan MaSA, juga untuk meminta Pimpinan Umum Harian Serambi Indonesia itu menjadi Ketua Akademi Kutaraja. “Tujuan kami ke sini yang pertama untuk silaturahmi dan meminta Bapak untuk menjadi ketua dari Akademi Kutaraja yang akan kita bentuk,” kata Ayah Panton.

Menurutnya, sosok H Sjamsul Kahar dianggap pantas sebagai ketua Akademi Kutaraja dalam Majelis Kesenian Aceh. “Alasannya karena Bapak Sjamsul Kahar adalah mantan Ketua DKA, itu sangat mengikat dan kontribusi beliau dalam majelis ini kami rasa sangat penting,” kata Ayah Panton.

Dijelaskan, Akademi Kutaraja memiliki garis koordinasi dengan MaSA. Para dewan pakar ini nantinya juga berhak menentukan pengurus. Secara umum, Akademi Kutaraja juga memiliki kewenangan lebih luas dalam konteks pengembangan kesenian dan kebudayaan di Aceh. “Termasuk soal memedomani qanun dan UUPA dalam menggerakkan rutinitas kesenian di Aceh, mereka punya wewenang khusus, juga menjalin hubungan dengan pemangku pemerintah, seperti gubernur hingga wali nanggroe,” pungkasnya.

Pemimpin Umum Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar menyambut baik rencana pengurus MaSA yang akan membentuk Akademi Kutaraja. Secara pribadi, Sjamsul Kahar menyatakan siap bergabung untuk menggerakan majelis tersebut. “Saya sambut baik, tapi kita harus bersama-sama menjalankannya. Soal ketua nanti kita pikir, yang penting kita bersama di dalamnya,” pungkas H Sjamsul Kahar.

Untuk diketahui, MaSA sudah diinisiasi Ayah Panton bersama seniman lainnya sejak 2017. Secara resmi, majelis ini terbentuk pada 9 Februari 2018 di Banda Aceh. Selain Ayah Panton, hadir dalam pertemuan singkat kemarin sejumlah pengurus lainnya, seperti Zulfikar Sawang, Helmi Hass, Yulsafli, Wina SWi, Elli Zuarni, Zubaidah Azwan, Thayeb Loh Angen, dan Muhammad Rain.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved