Polres Nagan Limpahkan Kasus Ilegal Logging ke Kejari, Masih Ada Perusak Hutan

Penyerahan ini dilakukan setelah berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap oleh Satreskrim Polres Nagan Raya

Polres Nagan Limpahkan Kasus Ilegal Logging ke Kejari, Masih Ada Perusak Hutan
Personel Pamhut dari BKPH Blangpidie mengamankan 4 kubik atau sekitar 100 keping kayu berbagai ukuran hasil ilegal logging yang disita dalam operasi di Km 17-Km 20 lintasan Babahrot (Ie Mirah), Kabupaten Abdya-Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Sabtu (3/2). 

Laporan Riski Bintang | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Tim penyidik Polres Nagan Raya, Selasa (15/5/2018) melimpahkan kasus tindak pidana illegal logging ke Kejaksaan Negeri Nagan Raya.

Penyerahan ini dilakukan setelah berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap oleh Satreskrim Polres Nagan Raya.

Sedangkan penyerahan tersebut dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri Nagan Raya di kompleks perkantoran Suka Makmue, Nagan Raya.

“Hari ini kita sudah melimpahkan kasus tersebut ke Kejari Nagan Raya,” Jelas Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim AKP Bobby Putra Ramadhan Sebayang di Mapolres Nagan Raya, Selasa (15/5/2018).

Baca: Polres Bireuen Amankan Tujuh Tersangka Pelaku Ilegal Logging

“Kita sudah serahkan kepihak kejaksaan, ketiga-tiganya sudah kita serahkan, kan gak ada lagi disini,” tambahnya

Pada Kamis (15/3/2018) malam, Satreskrim Nagan Raya mengamankan 4 kubik kayu jenis Meranti dan Seumantok dikawasan Desa Blang Leumak, Kecamatan Beutong Nagan Raya.

\Kayu-kayu tersebut diduga merupakan hasil pembalakan liar di kawasan pengunungan Beutong yang masuk dalam kawasan hutan lindung.

Pada operasi tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan 3 unit mobil bak terbuka jenis Taft 4x4 yang diduga sebagai alat angkut kayu tersebut.

Baca: VIDEO - Abrasi Krueng Nagan Semakin Parah, Luput Perhatian Pemerintah?

Bobby juga mengatakan, jika hingga saat ini masih ditemukannya dugaan tindak pidana illegal logging di kawasan pegunungan Beutong Ateuh Banggalang.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help