Bisa Terancam Dipenjara, Ganti Uang Kembalian dengan Permen Ternyata Melanggar Hukum

Berhati-hatilah jika kamu pernah mengalami atau melakukannya. Pasalnya, mengganti kembalian dengan permen adalah sebuah pelanggaran.

Bisa Terancam Dipenjara, Ganti Uang Kembalian dengan Permen Ternyata Melanggar Hukum
Harianhaluan.com

SERAMBINEWS.COM - Travelers, pernahkah kamu menerima permen sebagai ganti uang kembalian saat tidak ada receh?

Biasanya uang kembalian senilai Rp 100 atau Rp 200 digantu dengan permen dengan alasan tidak ada receh.

Sebenarnya pembeli berhak menolak.

Namun, banyak di antara kita menerima karena recehan nilainya dianggap tidak seberapa.

Berhati-hatilah jika kamu pernah mengalami atau melakukannya.

Pasalnya, mengganti kembalian dengan permen adalah sebuah pelanggaran.

Baca: Ikut Tewas pada Kecelakaan Maut 21 Tahun Silam, Inilah 5 Fakta Soal Dodi Al Fayed Kekasih Lady Diana

Baca: Remaja Putri Korban Bacokan Sudah Lewati Masa Kritis, tapi Masih belum Sadar

Pelakunya bisa dipenjara karena ada hukum yang mengatur fenomena ini.

Melansir TribunKaltim.com, Suryono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, mengatakan bahwa mengganti uang kembalian dengan permen bisa membuat orang dipenjara maksimal setahun atau dikenai denda hingga Rp 200 juta.

Uang rupiah adalah alat tukar resmi yang sah digunakan di Indonesia.

Pedagang dan pembeli harus memahami aturan ini dengan baik.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved