Pemuda Palestina Jadi Buta Saat Berada dalam Tahanan Israel

Pemuda Palestina yang ditahan kehilangan penglihatannya karena apa yang digambarkan sebagai "kelalaian medis".

Pemuda Palestina Jadi Buta Saat Berada dalam Tahanan Israel
ANADOLU AGENCY/ABDÜLHAMID HO?BA?
Puluhan orang yang membawa bendera Palestina dan poster memprotes pertemuan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di depan parlemen federal Jerman di Berlin, Jerman, Senin (4/6/2018). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Hassan Tamimi (18), seorang remaja Palestina yang ditahan di penjara Israel, dilaporkan mengalami kebutaan.

Pihak LSM yang bergerak di bidang advokasi tahanan Palestina, The Palestinian Prisoners Society mengatakan, Layanan Penjara Israel atau Israel Prison Service, bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Mereka menyatakan, pemuda Palestina yang ditahan kehilangan penglihatannya karena apa yang digambarkan sebagai "kelalaian medis".

"Pemeriksaan awal Hassan Tamimi, 18 tahun, di rumah sakit Shaare Tzedek di Yerusalem Barat menunjukkan bahwa dia telah kehilangan pandangannya secara permanen di kedua matanya," demikian bunyi pernyataan LSM yang mengadvokasi hak-hak orang Palestina yang ditahan oleh Israel.

(Baca: Warga Palestina Rencanakan Bakar Jersey Lionel Messi, Ini Alasannya)

(Baca: PM Israel Gagal Yakinkan Kanselir Jerman tentang Nuklir Iran)

"Kehilangan penglihatan tampaknya merupakan hasil dari kerusakan saraf - di kedua mata - berkelanjutan karena kelalaian medis selama penahanannya," kata pernyataan itu.

Menurut LSM tersebut, Israel Prison Service menyeret kaki Tamimi ketika membawanya mendapatkan perawatan medis, meskipun mereka memiliki pengetahuan tentang kondisinya Tamimi.

Hassan Tamimi ditangkap oleh pasukan Israel  pada awal April 2018.

Menurut statistik Palestina, sekitar 6.400 warga Palestina saat ini mendekam di penjara Israel.(Anadolu Agency)

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help